Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,23 October 2018
Infografis: (@kemenperin_RI)

Luncurkan Paket Kebijakan Ekonomi XII, Pemerintah Tingkatkan Kemudahan Berusaha

Jakarta – Presiden Joko Widodo telah mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XII pada Kamis (18/4) di Istana Merdeka, Jakarta. Paket kebijakan kali ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemudahan berusaha (ease of doing business), khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XII ini mencakup sepuluh indikator tingkat kemudahan berusaha yang telah ditetapkan oleh Bank Dunia. Kesepuluh indikator tersebut yaitu memulai usaha (starting business), perizinan terkait pendirian bangunan (dealing with construction permit), pembayaran pajak (paying taxes), akses perkreditan (getting credit), penegakan kontrak (enforcing contract), penyambungan listrik (getting electricity), perdagangan lintas negara (trading across borders), penyelesaian perkara kepailitan (resolving insolvency), dan perlindungan terhadap investor minoritas (protecting minority investors).

“Dari kesepuluh indikator itu, total jumlah prosedur yang sebelumnya berjumlah 94 prosedur, dipangkas menjadi 49 prosedur. Begitu pula perizinan yang sebelumnya berjumlah 9 izin, dipotong menjadi 6 izin,” katanya usai peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XII sebagaimana dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Presiden meyakini, langkah-langkah dalam Paket Kebijakan XII tersebut akan mempermudah dunia usaha, UMKM untuk memulai usaha. Ia berharap, nantinya peringkat Ease of Doing Business atau Kemudahan Berusaha Indonesia dapat meningkat, hingga ke posisi 40. (kemenkeu)

Komentar

komentar