Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,22 October 2018
Foto: (Ist)

Sulit Patuhi Jam Operasional, Pengusaha Hiburan Malam Dumai Minta Perwal Direvisi

Peraturan yang membatasi operasional tempat hiburan malam hingga pukul 01.00 WIB ternyata tidak dipatuhi. Para pengusaha justru berharap aturan tersebut direvisi.

Fakta bahwa tempat hiburan tidak mematuhi Peraturan Walikota (Perwal) Dumai No.21 Tahun 2003, diakui oleh ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Indonesia (Asphi) Dumai, Eka Riadi seperti dikutip Tribunnews, Jumat (22/4/2016). Sebab kondisi di lapangan, pengunjung baru mulai ramai pukul 23.00 WIB, sehingga jika tutup hanya dua jam setelahnya maka akan mempengaruhi pendapatan mereka.

Karena itu Asphi berencana mengusulkan resivi Perwal tentang pembatasan operasional hiburan malam, sambil berkomitmen meningkatkan ketertiban di tempat usaha mereka. “Kami juga berkomitmen natinya menciptakan tempat hiburan yang tertib. Terutama di tempat hiburan malam,” ujar Eka.

Soal ketertiban memang menjadi sorotan, dari lebih 50 tempat hiburan malam hanya 10 di antaranya yang memiliki izin. Selain itu masih menurut Eka, baru 20 yang bergabung dalam wadah asosiasi Asphi.

Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai, Hendri Sandra juga mengakui banyak tempat hiburan malam yang tidak berizin. Namun menurutnya untuk tempat karaoke saja ada 18 yang berizin sedangkan puluhan sisanya tidak berizin. Hendri mengatakan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait agar terbentuk tim terpadu yang segera menertibkan tempat hiburan tanpa izin.

Komentar

komentar