Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Wednesday,12 December 2018
Bandara (IST)

Dishub Riau: Pembagunan Tiga Bandara Belum Jelas

Riau – Kepala Bidang Perhubungan Udara Dishub Provinsi Riau, Eddy Sukiatnadi mengatakan, ketiga daerah telah lama miliki rencana pembangunan bandara masing-masing di Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Tapi kini, keseriusan pemerintah daerah (pemda) di masing-masing kabupaten kembali kita pertanyakan. Pasalnya hingga kini, ketiga pemda telah melakukan kajian,” kata Eddy, Selasa (17/5).

Kata Eddy, ketiga daerah tersebut telah melakukan studi kelayakan yang memenuhi unsur karena rencana bandara yang akan dibangun terletak di kawasan dataran tinggi dari permukaan laut.

Selain itu, pihaknya juga telah memberi restu berupa surat rekomendasi izin sebagai tanda persetujuan atas dibangunnya terkait penetapan lokasi pembangunan suatu bandara masing-masing kabupaten.

“Tapi sayangnya berdasarkan informasi terakhir yang kita dapat menyebutkan, belum ada laporan perkembangan terutama realisasi rencana pembangunan bandara,” kata Eddy.

Eddy mengatakan, informasi dalam berapa bulan terakhir menyebut, bahkan rencana pembangunan bandara satu kabupaten yakni di Rokan Hilir terancam batal dilakukan karena merupakan program mantan kepala daerah.

“Rencana bandara itu, kan dimasa bupati lama. Kami tidak tahu apakah bupati baru ini bakal melanjutkan. Tetapi informasinya akan ditunda karena terkait pembebasan lahan. Banyak warga mengaku pemilik lahan terkait rencana pembangunan bandara,” terangnya.

Sedangkan dua pemda di Riau lagi, lanjut dia, seperti Bengkalis dan Kepulauan Meranti sejauh ini juga mengalami kondisi sama atau belum terdapat kepastian.

“Jika ketiganya batal, maka sangat disayangkan. Pembangunan bandara baru tersebut sudah lewati kajian dan pengurusan izin. Tetapi kita kembalikan pada kepala daerah masing-masing karena itu wewenang mereka,” terang Eddy.

Data pihaknya menyebut, Provinsi Riau memiliki total tujuh bandara seperti Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II di Kota Pekanbaru miliki panjang landasan pacu 2.240 meter dan lebar 45 meter.

Bandara Pinang Kampai di Kota Dumai miliki panjang landasan 1.800 meter dan lebar 45 meter, lalu Bandara Sei Selari di Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis dengan panjang landasan 1.900 meter dan lebar 30 meter.

Bandar Udara Japura di Kabupaten Indragiri Hulu dijadikan tempat latihan sekolah penerbangan dengan panjang landasan 2.172 meter dan lebar 45 meter serta Bandar Udara Sultan Syarif Haroen Setia Negara di Kabupaten Pelalawan milik salah satu perusahaan kertas di Riau. (Antara).

Komentar

komentar