Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Thursday,20 September 2018
Ilustrasi perlindungan anak (IST)

Riau Miliki Satgas Perlindungan Anak

Riau – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Riau menginformasikan bahwa daerah setempat sudah memiliki Satuan Tugas Perlindungan Anak guna mencegah eksploitasi dan kekerasan.

“Saat ini kita sudah miliki Satgas perlindungan anak pada empat daerah yang ada di kabupaten/kota Riau,” ujar Kepala P2TP2A Provinsi Riau, Risdayati, di kantornya Pekanbaru, Kamis (19/5).

Disampaikannya, empat kabupaten/kota tersebut diantara, Siak, Pelalawan, Bengkalis dan Kota Dumai. Pada daerah tersebut Satgas perlindungan anak diakomodir langsung oleh tingkat kecamatan.

“Satgasnya berpusat pada level kecamatan, karena camat-camat daerah tersebut yang langsung menjadi ketuanya. Kemudian berkoordinasi dengan bawahannya seperti Kelurahan, PKK, RT dan RW.

Diinformasikannya, kinerja dari Satgas perlindungan anak ini untuk memantau langsung ke lapangan, serta saling berkoordinasi dengan masyarakat untuk memantau kejadian-kejadian atau tingkah laku anak-anak yang mulai berubah dari sifat normalnya secara psikis.

“Masyarakat juga ikut memantau jika ada kekerasan pada anak-anak yang ada di sekitarnya, karena biasanya banyak diantara kita yang kurang sensitif dengan lingkungan sekitar,” tuturnya Risdayati.

Selain itu, P2TP2A Riau juga mengarahkan kepada seluruh tim Satgas yang ada di kabupaten/kota tersebut untuk bisa memahami psikologis korban pelecehan seksual, dengan tidak menghujat dan menyalahkannya. Masyarakat punya kewajiban untuk memberi penguatan agar tidak merasa tersudutkan.

“Kita sudah memberi arahan agar tidak menghujat sikorban, agar tidak menjadi korban dua kali karena disudutkan. Hal tersebut sering terjadi pada korban pelecehan seksual atau pemerkosaan. Masyarakat harus memberi support pada setiap korban pelecehan seksual,” tuturnya. (Antara)

Komentar

komentar