Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,22 October 2018
Tin Zuraida (IST)

Istri Sekretaris MA Belum Pernah Lapor LHKPN

Jakarta – Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Cahya Hardianto Harefa mengatakan Tin Zuraida belum pernah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung (MA), istri Sekretaris MA Nurhadi Abdurachman itu seharusnya melaporkan harta kekayaannya.

Cahya mengatakan sejak menjadi pejabat, Tin belum satu kali pun melaporkan hartanya. “Terkait LHKPN, yang bersangkutan sama sekali belum pernah,” ujar Cahya (6/6).

Selama ini, kata Cahya, pihaknya sudah pernah mengingatkan agar Tin segera mendaftarkan kekayaannya. “Pernah kirim surat kepada Kepala Biro Kepegawaian mengenai Pemberitahuan Kewajiban Penyampaian Formulir LHKPN di mana terdapat juga nama yang bersangkutan,” kata Cahya. Namun, hingga sekarang tak ada tanda-tanda Tin datang ke KPK untuk melaporkan LHKPN.

Nama Tin Zuraida sering disebut-sebut sejak suaminya terindikasi terlibat dalam kasus suap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam kasus itu Lippo Grup diduga memberikan duit kepada Panitera PN Jakarta Pusat Edy Nasution terkait pengajuan peninjauan kembali perkara yang membelit perusahaan itu.

Belum bisa dipastikan apa kaitan Nurhadi dalam kasus itu. Namun, penyidik KPK menemukan dokumen-dokumen yang diduga adalah berkas perkara Lippo Grup dan duit sejumlah Rp 1,7 miliar di rumah Nurhadi.

Selain itu, dalam penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, pernah ditemukan rekening mencurigakan atas nama Tin Zuraida. Pada 2010, PPATK melaporkan rekening tersebut ke kejaksaan. Namun, hingga hari ini PPATK belum mendapat laporan kembali. (Tmp).

Komentar

komentar