Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Friday,19 October 2018
Ilustrasi (IST)

Kementerian ATR Segera Selesaikan RTRW Riau

Pekanbaru – Kementerian Agraria dan Tata Ruang RI segera rampungkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau pada 2016 melihat konsekuensi dari keterlambatannya terhadap beberapa sektor yang dinilai stagnan di wiliyah setempat.

“Kita gesa kawan-kawan untuk duduk main di peta, satukan peta kabupaten/kota dengan provinsi, 2016 harus terselesaikan,” kata Direktur Jendral Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Budi Situmorang, Rabu (16/6).

Provinsi Riau, dinilainya menjadi perhatian pemerintah pusat terkait RTRW, karena keterlambatannya telah menghambat berjalannya sektor infrastruktur dan investasi yang ada di provinsi yang berjuluk lancang kuning tersebut.

“Seluruh Indonesia yang jadi perhatian kami adalah Riau karena belum satupun yang di perdakan,” sebutnya.

Proyek sektor infrastruktur pemerintah Pusat yang sedang berjalan yakni pembangunan tol Pekanbaru- Dumai dan jalur kereta api Trans Sumatera. Pemebeasan lahan milik masyarakat terus disosialisasikan dan kawasan hutan membutuhkan acuan RTRW.

“RTRW menjadi acuan tim pelaksana, kalau tidak segera rampung mana berani Dinas Bina Marga jika tidak ada payung hukumnya,” katanya pula.

Selain sektor pembangunan, Ia juga menyoroti investasi yang masuk cukup besar namun tetap tidak bisa berjalan terhalang perizinan karena belum adanya RTRW.

“Investasi yang masuk besar, yang lain ada yang hengkang atau pindah ini permaslahan yang kita hadapi,” sebutnya.

Pihaknya juga menggesa DPRD Provinsi Riau untuk segera mempercepat proses RTRW yang telah diajukan Pemerintah Provinsi Riau.

Hadir ditempat yang sama Pelaksana Tugas (Plt) Sekdaprov Riau, M yafiz mengatakan persoalan RTRW tersebut, akan segera dirampungkan.

“Masalah RTRW yang menghambat proses pembangunan dan investasi baru ini, sudah diajukan ke (DPRD) Provinsi Riau,” ungkapnya. (Antara)

Komentar

komentar