Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,22 July 2018
Ilustrasi minyak tumpah (IST)

KLH Dumai Nilai Tumpahan Mintak Tak Cemari Perairan

Dumai – Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai, Provinsi Riau menyimpulkan tumpahan minyak kelapa sawit milik PT Kreasi Jaya Adhikarya di perairan Dumai beberapa waktu lalu tidak sampai mencemari lingkungan.

Kepala KLH Dumai Bambang Suriyanto di Dumai, Senin, mengatakan, kesimpulan tidak terjadi pencemaran perairan ini berdasarkan pemeriksaan sampel air laut yang telah dilakukan uji di laboratorium LH.

“Tumpahan minyak di perairan dekat dermaga B Pelindo lalu tidak mencemari lingkungan karena hasil labor menunjukkan dibawah baku mutu,” kata Bambang, Senin (20/6).

Dijelaskan lagi, kategori perairan dapat dikatakan tercemar jika dalam hasil uji labor terhadap tumpahan minyak yang terjadi saat proses transfer tersebut menunjukkan diatas angka lima.

KLH sebelumnya juga menyatakan bahwa minyak yang tumpah ke laut ditaksir hanya sekitar 300 kilogram dan sebanyak 50 kilogram diklaim berhasil diangkat oleh petugas pembersihan dari perairan saat itu.

Terkait ini, Sekretaris Komisi III DPRD Dumai Johannes MP Tetelepta mengaku tidak menerima kesimpulan tersebut karena melihat ada aturan yang dilanggar pada saat kejadian maupun sebelum proses transfer minyak dilakukan.

Saat memantau lokasi tumpahan, legislator dari Partai Gerinda ini bersama tiga rekan lain melihat ada kejanggalan dalam prosedur keselamatan, seperti ketika proses pemindahan CPO tidak memasangi oil bomb di sekitar dermaga B Pelindo.

“Kita akan siapkan data dan fakta untuk membongkar siapa yang harus bertanggungjawab terhadap tumpahan minyak ini dan demi menyangkut masa depan Kota Dumai,” kata Johannes kepada pers.

Wakil rakyat ini juga mengemukakan keraguan atas hasil dari laboratorium LH tersebut dan menganggap tidak bisa dijadikan acuan karena yang akan menerima dampak buruk adalah masyarakat. (Antara)

Komentar

komentar