Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Wednesday,21 November 2018
Ilustrasi guru (IST)

Komisi X DPR Tolak Pemotongan Anggaran Pendidikan

Jakarta – Anggota Komisi X DPR Dwita Ria Gunadi mengungkapkan bahwa DPR menolak pemotongan anggaran pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“DPR belum menyetujui usulan pemotongan angggaran yang diajukan Kemendikbud sebesar Rp6,5 triliun. Komisi X DPR merekomendasikan maksimal anggaran yang dikurangi hanya Rp3 triliun,” ujar Dwita Ria, anggota DPR asal Lampung, Jumat (10/6).

Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan bahwa pembangunan Indonesia tidak boleh hanya mengutamakan infrastruktur.

“Harus seimbang dalam melakukan pembangunan, mengingat pendidikan merupakan sarana untuk menciptakan sumber daya manusia unggul yang akan menjadi tulang punggung sekaligus penggerak pembangunan Indonesia,” kata dia.

Menurutnya kalau hanya utamakan infrastruktur, sementara SDM kita tidak siap, akan hancur juga infrastruktur yang dibuat karena manusianya tidak bisa menjaga dan merawatnya.

Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Lampung II tersebut, juga mengingatkan bahwa pendidikan merupakan input sekaligus output dari pembangunan ekonomi.

“Pendidikan dan kesehatan adalah dua hal penting, dan menyangkut hak dasar warga negara Indonesia. Untuk itu, kami sebagai wakil rakyat yang memiliki fungsi anggaran, akan berjuang agar anggaran di Kemedikbud tidak dikurangi sebanyak itu,” ujar Dwita Ria.

Menurutnya, Kemendikbud adalah kementerian yang membawahi langsung pendidikan dasar dan menengah, menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa pendidikan dasar 9 tahun itu wajib.

“Kita sedang mendorong supaya bisa wajib belajar 12 tahun, sesuai manifesto Partai Gerindra. Kalau anggarannya dikurangi, bagaimana bisa mewujudkan Generasi Emas Indonesia,” katanya. (Antara)

Komentar

komentar