Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,21 October 2018
Ilustrasi (IST)

Polisi Pekanbaru yang Menculik dan Memperkosa Gadis Mengaku Cintanya Ditolak

Pekanbaru – Anggota Polsek Tampan, Pekanbaru, Brigadir Mardiyus yang menculik dan memperkosa seorang gadis, ternyata mengenal korbannya. Ia justru melakukan perbuatannya karena cintanya ditolak korban.

Hal ini dijelaskan Kapolresta Pekanbaru, AKBP Tony Hermawan, seperti dikutip detikcom, Jumat (17/6/2016). “Sudah kita periksa pelaku Brigadir Mardiyus. Alasannya dia memperkosa karena cintanya ditolak korban,” kata Kapolresta Pekanbaru, AKBP Tony Hermawan kepada detikcom, Jumat (17/6/2016).

Tony menjelaskan, antara korban dengan pelaku sudah saling kenal. Dalam tiga bulan terakhir, Brigadir Mardiyus sering berkomunikasi lewat saluran telepon. Malah pernah datang ke rumah korban.

“Walau sudah berkomunikasi, namun korban belum menerima cinta pelaku. Jadi karena cintanya ditolak, pelaku memperkosa,” kata Tony.

Masih menurut keterangan pelaku, lanjut Tony, setelah diperkosa sebetulnya Mardiyus berharap nanti hatinya korban akan luluh dan menerima cinta pelaku. “Itulah pola pikir pelaku. Ini benar-benar di luar nalar kita. Perilaku anggota kita ini benar-benar telah mencoreng nama baik Polri,” kecam Tony.

Pelaku kini sudah ditahan pihak Polresta Pekanbaru. Brigadir Mardiyus sudah dapat dipastikan akan segera menjalani sidang kode etik dan akan dipecat.

Lantas bagaimana jika pihak keluarga korban dengan pelaku nantinya berdamai? “Andaikan itu terjadi, tidak mempengaruhi jalannya kode etik, tetap kita pecat. Dan tetap kita lanjutkan di peradilan umum,” jawab Tony.

Komentar

komentar