Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Friday,19 October 2018
Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (IST)

PSHK: Presiden Berhak Perpanjang Jabatan Kapolri

Jakarta – Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menganggap Presiden Joko Widodo bisa saja memperpanjang masa jabatan Kepala Polri Jenderal Pol Badrodin Haiti.

Terlebih, undang-undang kepolisian itu membuka ruang untuk perpanjangan batas usia pensiun bagi anggota Polri.

Hal tersebut tercantum dalam Pasal 30 ayat (2) UU Kepolisian yang menyatakan bahwa usia pensiun anggota Polri adalah 58 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 60 tahun apabila memiliki keahlian khusus dan sangat dibutuhkan.

“Selama Jenderal (Pol) Badrodin Haiti berdinas aktif sebagai anggota kepolisian atau selama yang bersangkutan belum diberhentikan oleh Presiden, maka selama itu pula ia dapat memegang jabatan Kapolri,” ujar peneliti PSHK Miko Susanto Ginting melalui siaran pers, Kamis (9/6).

Miko mengatakan, ketentuan batas usia pensiun tersebut juga tercantum dalam Pasal 4 ayat (1) PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara.

Pada ayat (2) PP tersebut, disebutkan keahlian khusus dan yang sangat dibutuhkan meliputi identifikasi, laboratorium forensik, penjinak bahan peledak, dan seterusnya.

Menurut dia, secara hukum, kata “meliputi” pada pasal tersebut bermakna perluasan pengertian dan tidak dapat dibaca secara limitatif.

Pasal tersebut menyatakan bahwa anggota Polri yang diperpanjang masa bertugas pada satuan fungsi sesuai dengan keahliannya.

“Kapolri adalah penanggung jawab seluruh tugas operasional dan pembinaan pada institusi Kepolisian,” kata Miko. (Kmps)

Komentar

komentar