Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Friday,19 October 2018
Ilustrasi (IST)

Ramadan, Atlet Panjat Tebing Riau Tetap Latihan

Pekanbaru – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Riau tetap melakukan “training center” atau pelatihan selama bulan puasa Ramadan untuk memantapkan persiapan jelang Pekan Olahraga Nasional pada September mendatang.

“Selama Ramadhan latihan atlet panjat tebing tetap jalan. Meski harus berhadapan dengan puasa,” ujar Ketua Harian FPTI Riau, Yudhi, di Pekanbaru, Selasa (7/6).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa persiapan Cabang Olahraga (Cabor) panjat tebing Riau sudah mencapai 70 persen untuk menghadapi PON XIX di Jawa Barat nantinya.

“Untuk persiapan sudah capai 70 persen. Kita akan tetap upaya terus dan akan tingkatkan pola latihan. Meski saat ini harus berhadapan dengan Ramadhan,” tambah pria yang akrab di sapa Abah ini.

Dikatakannya, untuk porsi latihan fisiknya selama Ramadhan ini akan sedikit berkurang, tetapi akan dilebihkan dari latihan manjat.

Sementara itu, jumlah atlet panjat tebing yang dikirim untuk mewakili Riau ada sebanyak 10 orang. Yaitu, enam orang putra dan empat orang putri.

Sepuluh orang yang akan bertanding di PON Jabar pada September mendatang adalah Deni Mulia, Mustolih, Rio, Angil Riski, Rozi dan Ezi untuk kategori putra. Sedangkan putri yakni Nita, Ade, Khoirani dan Novi.

Disampaikannya, pihaknya belum bisa menargetkan berapa banyak medali yang harus dicapai pada PON XIX tersebut.

“Bicara medali kita pasti ingin, dan kita hanya akan berusaha mencapai sebaik mungkin, dan bertanding dengan maksimal,” tutupnya.

Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum Pengprov FPTI Riau, Ade Agus Hartanto, bahwa ia belum bisa menargetkan jumlah medali pada PON Jabar.

“Target kita dalam PON nanti, ya medali, pulangnya bawa medali, berapa jumlahnya, itu yang belum bisa kita jelaskan,” kata Ade Agus Hartanto, Ketua Pengprov FPTI Riau, sekaligus anggota DPRD Riau. (Antara)

Komentar

komentar