Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,23 July 2018
Ilustrasi daging bulog (IST)

Riau-Kepri akan Kedatangan Tujuh Ton Daging

Pekanbaru – Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau akan kedatangan tujuh ton daging sapi beku dari pemerintah pusat untuk keperluan operasi pasar di Pekanbaru menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1437 Hijriah.

“Kami mendapat kewenangan untuk menyalurkan daging sapi beku segar oleh pemerintah, rencananya Pekanbaru mendapat tujuh ton selama menjelang Idul Fitri,” kata Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Divre Riau-Kepri Tommy Despalingga di Pekanbaru, Selasa (7/6).

Tommy menerangkan saat ini teknis operasi pasar masih dalam pembahasan termasuk harga yang akan dilempar ke pasar.

Karena masih menunggu dulu proses pengiriman dan tibanya daging beku segar tersebut di Pekanbaru lewat pesawat udara.

“Nanti kalo dagingnya benar-benar sudah sampai di Pekanbaru, baru saya koordinasikan dengan pihak Disperindag untuk segera dilakukan. operasi pasar,” katanya.

Ia mengatakan untuk mengangkut daging tujuh ton membutuh bagasi pesawat udara yang besar sehingga dilakukan secara bertahap.

Menurut dia, tahap pertama Bulog akan menerima pengiriman daging sapi beku segar sebanyak empat ton yang diangkut per satu ton sekali penerbangan.

“Rencana masuknya bertahap pertama empat ton, tetapi karena masalah teknis makanya dikirim per satu ton,” katanya menambahkan.

Ditempat yang berbeda, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Masirba Sulaiman membenarkan sudah memperoleh informasi bahwa Pekanbaru akan menerima kiriman daging sapi beku segar untuk menetralisir harga di pasaran menjelang Idul Fitri.

“Kita mendapat jatah daging beku segar dari program pemerintah pusat untuk menstabilkan harga harga daging selama Ramadhan hingga Lebaran,” katanya.

Ia mengatakan sesuai dengan permintaan Presiden Jokowi dimana harga daging sapi itu akan dijual di kisaran Rp 80.000/kg atau jauh lebih murah dari harga di pasaran.

Apabila nanti daging bantuan itu telah datang, maka akan disimpan di Badan Urusan Logistik (Bulog), katanya.

“Kami tengah berkoordinasi dengan Bulog dan pengusaha penyimpanan daging beku segar di Muara Fajar. Karena bagaimana pun jika bicara penitipan tentu ada biaya yang harus dikeluarkan,” katanya menambahkan. (Antara)

4. Rencana Pemangkasan PNS, Ini Kata Jokowi
Presiden Joko Widodo mengklarifikasi berita yang menyebut bahwa pemerintah akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 1 juta pegawai negeri sipil (PNS). Berita itu, menurut Jokowi, tidak benar.

Presiden meluruskan, pemerintah memang akan melakukan rasionalisasi PNS. Namun, hal itu tidak dilakukan dengan cara PHK, tetapi dengan cara memperketat seleksi penerimaan calon PNS.

“Misalnya, satu tahun yang pensiun ada 12.000 orang. Lalu, pada tahun kelima, kami hanya akan menerima 60.000 (calon PNS). Artinya, itu berkurang banyak,” ujar Jokowi di Auditorium Dhanapala, Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/6).

Dengan strategi itu, kualitas sumber daya manusia dalam birokrasi Pemerintah Indonesia akan lebih berkualitas. Selain itu, belanja pegawai juga akan semakin efisien.

Jokowi mengatakan, strategi semacam itu perlu dilakukan. Sebab, biaya belanja pegawai setiap tahun cukup tinggi dan membebani anggaran.

“Kami ingin belanja pegawai kita bisa lebih efisien. Kalau itu dilakukan, suatu saat dapat tercapai sehingga (SDM birokrasi) betul-betul berkualitas dan belanja lebih efisien,” ujar dia.(kmps)

Komentar

komentar