Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,23 October 2018
Ilustrasi (IST)

Satgas Karlahut Riau Operasi Pengeboman Air

Pekanbaru – Satuan Tugas Kebakaran Lahan dan Hutan (Satgas Karlahut) Provinsi Riau menggelar operasi pengeboman air atau “Waterbombing” di Kabupaten Pelalawan setelah terpantau adanya titik api baru di wilayah tersebut, Rabu.

“Titik api baru terpantau masih berada di lokasi yang sama di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti,” kata Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kolonel Pnb Yani Amirullah kepada Antara di Pekanbaru.

Ia menjelaskan titik api baru tersebut terpantau tim darat pada siang hari ini berada tidak jauh dari lokasi kebakaran yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Luasan kebakaran tersebut terpantau seluas 10 hektar yang diduga akibat lompatan api dari lahan yang terbakar seluas 50 hektar beberapa waktu lalu.

Dalam upaya pemadaman tersebut, petugas gabungan TNI, Polri, Manggala Agni dan MPA telah berupaya melakukan serangkaian penanggulangan melalui jalur darat. Namun, medan yang berat serta kendala sumber air membuat pemadaman harus dilakukan melalui jalur udara.

“Untuk pelaksanaan waterbombing, kita terbangkan dua unit helikopter jenis MI-8 dan dua unit pesawat air tractor,” jelasnya.

Seluruh pesawat telah diterbangkan siang ini untuk mencegah kebakaran terus meluas. Ia mengatakan sesuai laporan dari personil di lapangan, titik api tersebut berpotensi menyebar ke Desa Kuala Panduk.

“Untuk itu kita terbangkan empat unit waterbombing guna mencegah kebakaran tersebut meluas,” jelasnya.

Satgas Udara Karlahut Riau yang bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru menyiagakan dua unit air tractor serta dua unit helikopter MI-8 bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menanggulangi bencana tahunan, Karlahut.

Kebakaran di Pangkalan Terap, Teluk Meranti mulai terdeteksi sejak Kamis lalu (9/6). Kebakaran tersebut terjadi di lahan gambut milik kelompok tani masyarakat serta sebagian di areal berada di perbatasan sebuah perusahaan perkebunan sawit.

Yani mengatakan luasan lahan yang terbakar di wilayah tersebut sempat mencapai 30 hektar. Namun, upaya pemadaman tim gabungan darat maupun udara berhasil menekan luasan kebakaran untuk tidak menyebar. (Antara)

Komentar

komentar