Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,21 July 2018
Kebakaran hutan (riauzone.blogspot.com)

SK Gubernur Riau Cabut Status Siaga Darurat Karlahut

Pekanbaru – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan, administrasi penetapan status siaga Karlahut saat ini masih dalam proses pengeluaran SK Gubernur Riau.

Pemprov Riau terus berusaha melakukan sejumlah upaya Sebelumnya Pemprov Riau menetapkan status siaga Karlahut pada 7 Maret-4 Juni 2016 mendatang.

Edward menjelaskan dengan penetapan status tersebut, seluruh pihak telah bekerja sama dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan menurunnya jumlah titik panas (hotspot), sebagai indikator terjadinya Karlahut, yang terdeteksi Satelit NOAA 18 pada periode Januari-Mei 2016 terdapat 134 “hotspot”.

Jumlah ini jauh menurun dibandingkan periode yang sama pada 2015 yang terdeteksi 602 “hotspot”, sedangkan pada 2014 pada Januari-Mei di Riau sempat tercatat terdapat 2.598 “hotspot”.

Selain itu, luas area yang terbakar pada Januari-Mei mencapai 918 hektare (ha). Dibandingkan periode yang sama pada 2015 jumlah lebih banyak karena saat itu mencapai 5.605 ha, bahkan di 2014 lebih luas lagi yakni mencapai 23.448 ha.

Sementara itu, untuk penegakan hukum, hingga kini Polda Riau sudah menangani 51 kasus perseorangan dan telah menetapkan 65 tersangka.

“Ini menunjukan kerja sama semua pihak dalam penanggulangan selama status Siaga Darurat Karlahut diberlakukan pada bulan Maret sudah membuahkan hasil positif,” katanya. (Antara)

Komentar

komentar