Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,22 October 2018
Ilustrasi (DOK Kompas)

Fasilitas Umum Ini Belum Ramah Kelompok Disabilitas

Jakarta – Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Komnas Perlindungan Anak Ilma Sovri Yanti menyebut, fasilitas-fasilitas transportasi publik seperti pelabuhan laut, stasiun kereta api, bandara, hingga terminal bus belum sepenuhnya ramah menyambut para penyandang disabilitas.

Hal ini didasarkan kepada audit yang dilakukan pada tahun 2015 lalu. Ilma menjelaskan, hasil audit tersebut diserahkan kepada Komisi VIII DPR RI, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise.

Adapun lokasi yang menjadi pantauan audit adalah Terminal Bus Kampung Rambutan, Terminal Bus Pulogadung, dan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Hasilnya, pelabuhan jauh lebih baik dalam hal akses, ada ramp dan ubin kapsul sebagai penanda jalan untuk tuna netra. Akan tetapi, toilet, musholla, kafe, dan kantin tidak bisa diakses kaum disabilitas,” kata Ilma di Jakarta, Kamis (30/6).

Ilma pun menuturkan, banyak toilet khusus kaum disabilitas malah dikunci sehingga tidak bisa digunakan untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.

Selain itu, fasilitas lift pun kerap tidak berfungsi. “Kalau bandara itu lebih ke stigma, di mana kaum disabilitas dianggap sebagai orang sakit dan bahkan membutuhkan pernyataan di selembar kertas. Makanya ada beberapa somasi ke pihak maskapai penerbangan,” jelas Ilma. (Kmps)

Komentar

komentar