Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Thursday,19 July 2018
Ilustrasi imunisasi (IST)

Ini Jumlah Anak Imunisasi Ulang

Jakarta – Data Satuan Tugas Penanggulangan Vaksin Palsu hingga 21 Juli 2016 menunjukkan, dari 470 kunjungan ke sejumlah fasilitas kesehatan, 327 anak telah diimunisasi ulang. Jumlah itu bisa bertambah karena pendataan korban vaksin palsu berlanjut.

Anak yang diimunisasi ulang ada di sejumlah lokasi, yakni Puskesmas Ciracas (194 anak), RSU Kecamatan Ciracas (28 anak), RS Kesdam Cijantung (10 anak), RS Polri Kramat Jati (31 anak), RSUD Pasar Rebo (15 anak), RSIA Sayang Bunda (8 anak), dan RS Harapan Bunda (41 anak).

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Elizabeth Jane Sopeardi, Jumat (22/7), di Jakarta, mengatakan, imunisasi ulang untuk membangun kekebalan tubuh penyakit tertentu yang tak didapat dari vaksin palsu. ”Semua anak harus dilindungi dengan imunisasi,” ujarnya.

Jane menambahkan, setelah sejumlah fasilitas kesehatan diketahui memakai vaksin palsu, semua data vaksin palsu disita polisi sebagai barang bukti.

Dibantu Satgas Penanggulangan Vaksin Palsu, Badan Reserse Kriminal Polri lalu memilah data untuk mencari siapa saja anak yang mendapat vaksin palsu. Pendataan perlu waktu. Jadi, data jumlah anak yang menerima vaksin palsu belum diketahui pasti saat ini karena menanti pendataan selesai.

Meski demikian, Ketua Satgas yang juga Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Maura Linda Sitanggang mengatakan, para orangtua yang ragu-ragu meski anaknya belum dinyatakan sebagai korban bisa datang ke posko layanan pemeriksaan kesehatan dan imunisasi ulang untuk konsultasi.

Imunisasi ulang atau tidak setelah konsultasi itu jadi putusan medis setelah melalui penilaian. ”Karena itu, komunikasi tenaga kesehatan dengan warga amat penting,” kata Linda. (Kmps)

Komentar

komentar