Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,17 July 2018
Petugas sensus ekonomi (ANTARA | FILES)

Lima Persen Perusahaan di Riau Tolak Sensus Ekonomi

Pekanbaru – Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat sebanyak lima persen perusahaan yang beroperasi di daerah itu menolak untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi periode 1-31 Mei 2016, sehingga pelaksanaan sensus diperpanjang selama 15 hari berikutnya.

“Selain memperpanjang jadwal sensus ulang, petugas sensus yang diturunkan selain pintar juga harus jujur agar data diperoleh akurat,” kata Kepala BPS Riau MAwardi Arsad dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis.

Menurut Mawardi, selain berasal dari perusahaan bagian dari lima persen yang menolak SE itu juga berasal dari guru SLTA dan SLTP yang disurvei justru meminta uang kepada petugas sensus.

Ia mengatakan kasus ini sudah bisa ditangani melalui petugas SE senior berasal dari pegawai BPS sehingga pencatatan sensus bisa dicacah dengan baik.

“Khusus di Kota Pekanbaru respondennya lebih kooperatif dibandingkan Medan, Padang, Banda Aceh, Jambi dan Lampung,” katanya dan menambahkan hal ini antara lain dipengaruhi oleh daerah ini yang berkembang sejak sepuluh tahun terakhir.

Namun demikian, untuk Kota Dumai, dan Teluk Meranti hanya tinggal kini sebesar 20 persen lagi penyampaikan SE, sehingga secara keseluruhan tercatat bahwa masih aman kendati ada yang belum bersedia menyatakan usahanya.

Sedangkan hasil SE akan diumumkan pada Agustus 2016 dan itu juga baru jumlah usaha saja belum termasuk tentang kajian detil memuat isi karena membutuhkan penkajian yang lebih dalam lagi. (Antara)

Komentar

komentar