Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,18 June 2018

Masalah Penyaluran KIP Dinilai Penyebab Menteri Pendidikan Diganti

Jakarta – Banyak yang bertanya-tanya apa alasan Presiden Jokowi mengganti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan. Namun pengamat menilai, persoalan Kartu Indonesia Pintar adalah salah satu penyebabnya.

Seperti dikutip JPNN, pengamat pendidikan Indra Charismiadji menilai rendahnya penyaluran KIP menjadi salah satu alasan digantinya Anies oleh Muhadjir Effendi.

“Pak Muhadjir harus berkaca pada pengalaman Pak Anies. Pak Anies dianggap gagal karena capaian penyaluran kartu Indonesia pintar (KIP) sangat rendah. Ini karena Pak Anies terlalu berhati-hati dan tidak berani buat gebrakan,” tutur Indra, Jumat (29/7).

Bila ingin target penyaluran KIP tinggi, Mendikbud harus berani ambil tindakan. Salah satunya menggunakan data Dapodik untuk penyaluran dana KIP.

Memang, diakui Indra, data tersebut bukan gambaran sepenuhnya untuk siswa yang layak dapat KIP. Namun, sebagai langkah awal tidak jadi masalah‎ asalkan semuanya bersepakat.

“Penyaluran KIP pakai data Dapodik sudah pasti banyak yang salah sasaran. Tapi tidak apalah untuk tahap awal. Tahun depan baru dievaluasi lag, mana yang layak dan tidak,” terangnya.

Indra menambahkan, Mendikbud yang baru mendapat mandat penting dari Presiden Jokowi. Yaitu membenahi vokasi dan mempercepat penyaluran KIP. “Kalau Mendikbud baru ingin menjalankan perintah presiden, jalan satu-satunya ya pakai data Dapodik, sebulan pasti selesai. Tapi ya itu risikonya, banyak siswa yang tidak berhak akan menikmati fasilitas gratis pemerintah tersebut,” paparnya. (JPNN)

Komentar

komentar