Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,18 August 2018
Foto: Istimewa

Pak Polisi Ini Daftarkan 2 Bocah yang Selamat Bertarung Lawan Buaya ke Sekolah

Pekanbaru – Aiptu Herimon, Bhabinkamtibmas di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, mendaftarkan dua bocah yang selamat melawan buaya. Inisiatif ini dilakukan karena melihat kondisi kemiskinan kedua orang tua bocah tersebut.

Aiptu Herimon bertugas di Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka, Inhil. Sudah 16 tahun dia mengabdi di desa itu. Pak Polisi ini sejak awak membantu membawa kedua bocah perempuan kakak beradi, Al (12) dan Cek (8) ini ketika selamat bertarung melawan buaya ke Puskesmas.

Dia juga yang selalu mengantarkan keduanya untuk selalu cek kesehatan. Mengetahui jika Al pernah sekolah sampai kelas I SD, Herimon pun mencoba kembali untuk membawa Al kembali ke sekolah setelah sekian lama berhenti. Tak hanya Al, adiknya Cek sekaligus dia daftarkan ke SD Negeri 19 di desa setempat.

Untuk membawa kedua anak suku Laut itu, tentunya Herimon terlebih dahulu mempersiapkan perangkat sekolah. Mulai dari baju, sepatu, tas dia membantunya.

Herimon juga terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Setelah semuanya persiapan sudah lengkap, baru hari ini Herimon membawa kedua bocah itu mendaftar ke sekolah.

Pihak Kepala Sekolah SDN 19, Ardian Spd, sangat terbuka untuk menerima kedua bocah yang nyawanya selamat dari terkaman buaya liar itu. Untuk Al, karena pernah mengenyam duduk di kelas satu, pihak sekolah langsung mendudukannya di kelas dua. Sedangkan Cek, diterima di kelas satu.

Dengan sepeda motor bututnya, Herimon pun membonceng kedua bocah dari rumah ke sekolah.

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Kedua bocah itu langsung ikut belajar bersama teman-teman sekolah lainnya. Untuk wilayah Riau, belajar pascalebaran sudah belajar sejak 11 Juli 2016, lebih cepat sepekan dibanding wilayah lainnya umumnya masuk sekolah pada 18 Juli.

“Bantuan mendaftarkan kedua bocah yang sanggup melawan buaya itu merupakan inisiatif pribadinya. Dia merasa prihatin atas kondisi keluarga bocah itu,” kata Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono kepada detikcom, Rabu (20/7/2016).

Baca juga: Bocah Perempuan 12 Tahun Bertarung Melawan Buaya Demi Menyelamatkan Adiknya di Inhil

Sebagaimana diketahui, lebih sepekan yang lalu, kedua bocah ini selamat dari terkaman buaya. Saat itu Al dan Cek lagi mandi di sungai. Tiba-tiba Cek menghilang dari pandangan kakaknya.

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Melihat adiknya tak nampak lagi, Al berteriak memanggil nama adiknya. Setelah lima menit, Cek muncul ke permukaan air dengan kondisi kakinya digigit buaya.

Melihat hal itu, Al langsung mendatangi buaya liar itu. Dia merapat memegang lengan dan baju adiknya yang lagi digigit buaya. Al menyeret adik dan buaya itu hingga ke tepi sungai.

Buaya lantas melepaskan gigitannya. Setelah dilepas, buaya langsung menyerang Al dan menggigit lengannya. Walau diterkam, Al terus melawan dengan buaya. Dengan perlawanannya, akhirnya buaya melepas gigitannya. Akhirnya kedua bocah ini selamat walau kondisi bekas gigitan buaya. (dtk)

Foto: Istimewa

 

Komentar

komentar