Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,25 September 2018
Ilustrasi Bank Pengkreditan (IST)

Pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat Riau Melambat

Pekanbaru – Kantor Perwakilan BI Riau, mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada Bank Perkreditan Rakayat (BPR/s) triwulan pertama 2016 tercatat sebesar Rp895 miliar lebih atau tumbuh 5,64 persen (yoy) melambat dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2015 sebesar 5,64 persen (yoy).

“Melambatnya DPK BPRs didorong oleh perlambatan deposito (pangsa 61,14 persen) dari 16,64 persen menjadi 13,35 persen (yoy),” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Riau Deputi Direktur Ismet Inono di Pekanbaru, Kamis.

Menurut dia, perlambatan pertumbuhan DPK BPR/s Riau juga dipicu terkontraksinya tabungan (pangsa 38,86 persen) lebih dalam sebesar 4,57 persen (yoy).

Ia mengatakan, perlambatan juga terjadi dari sisi penyaluran kredit, pada triwulan I 2016 kredit yang disalurkan oleh BPR/s tercatat sebesar Rp917 miliar lebih atau tumbuh 6,08 persen (yoy) atau melambat dibandingkan triwulan IV 2015 sebesar 8,49 persen (yoy).

“Melambatnya penyaluran kredit utamanya bersumber dari perlambatan sektor pertanian (pangsa 28 , 22 persen dari 0,77 persen) di triwulan empat 2015 mengalami kontraksi sebesar 1,82 persen (yoy) di triwulan pertama 2016,” katanya.

Sementara itu, penyaluran kredit ke sektor perdangangan (pangsa 25,37 persen) tercatat tumbuh melambat dari sebesar 14,93 persen (yoy) di triwulan IV 2015 menjadi 12,78 persen (yoy) pada triwulan pertama tahun 2016.

Ia menambahkan, melambatnya pertumbuhan kredit yang disalurkan BPR/s tercermin pula dari kualitas kredit yang memburuk yakni sebesar 14,08 persen pada triwulan pertama tahun 2016 dibandingkan dengan triwulan ketiga 2015 sebesar 12,92 persen. (Antara)

Komentar

komentar