Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,22 September 2018
Foto: Santoso (tempo.co)

Sarang Teroris Buat Poso Kesulitan Investor

Jakarta – Anggota Komisi III DPR, M Syafii mengimbau agar penggambaran situasi Poso, Sulawesi Tengah yang tak kondusif dihentikan. Politikus Partai Gerindra itu memastikan, kondisi nyata di tanah Poso justru sangat aman dan kondusif.

“Kita akan mengimbau berhentilah sebarkan info tentang Poso yang tidak kondusif,” ujar Syafii di komplek parlemen, Senayan, Senin (25/7).

Ketua Pansus revisi UU Terorisme itu menambahkan, gambaran mengerikan tentang Poso membuat wilayah tersebut kesulitan mencari investasi. Apalagi Poso memiliki sejumlah destinasi wisata yang terbengkalai karena kesulitan pendanaan dan ketakutan wisatawan untuk berkunjung.

“Mereka punya banyak destinasi wisata tetapi tidak bisa dipasarkan. Saya, Dahrijal Basyir, Iwan Kurniawan, Risya Marieska, ke Poso aman kaya wisata,” imbuhnya.

Sementara tentang sosok Abu Wardah alias Santoao, di Poso dianggap sebagai pahlawan. Bahkan, saat upacara pemakaman, Bupati setempat sempat khawatir makam pentolan MIT itu dikultuskan. Namun, Syafii mengaku menyarankan agar sang bupati untuk menyelesaikan konflik.

“Santoso cuma sekelas tukang becak. Orangnya baik, masyarakat suka dengan Santoso. Saya bilang ke Bupati, dia khawatir makamnya akan dikultuskan. Saya bilang, bapak mau memelihara atau selesaikan konflik. Kalau menyelesaikan konflik jemput jenazah di bandara dan antar di pemakaman,” tandasnya. (Okz)

Komentar

komentar