Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,18 December 2018
Ilustrasi (IST)

Tips Anak Agar Tidak Takut Minum Obat

Dumai – Orang tua pasti sedih melihat anaknya sakit. Kesedihan ini semakin menjadi ketika si kecil tak mau minum obat yang diresepkan dokter, meski tidak semua obat yang diberikan pahit rasanya. Psikolog Endang Kamuljan menjelaskan penyebab anak menolak minum obat adalah rasa pahit, sehingga yang tertanam di benak anak-anak adalah obat itu sesuatu yang tidak enak.

“Hal pertama yang harus dilakukan adalah memberi pengetahuan tentang jenis-jenis obat,” katanya. Bisa saja sejak kecil anak diberi madu sebagai vitamin, setelah itu baru dijelaskan bahwa madu yang manis tersebut adalah termasuk obat. “Sehingga tertanam bahwa obat bukan sesuatu yang tidak enak.”

Saat anak berusia satu sampai tiga tahun, madu bisa ditambahkan pada puyer untuk mengurangi rasa pahit. Tapi pemberian madu harus dikurangi secara bertahap agar anak terbiasa dengan rasa pahit.

Untuk anak yang telanjur sulit menerima obat, kata Endang, orang tua memang harus membujuknya. Mungkin bisa dipaksa, tapi jangan keterusan. Yang terpenting adalah memberikan penjelasan, meski tidak semuanya enak, obat sangat berguna untuk kesehatan. Untuk anak-anak yang mengalami trauma terhadap obat, temukan dulu penyebabnya. “Apakah karena pernah tersedak atau ada sebab lain,” kata Endang.

Upaya lain yang bisa dilakukan supaya anak mau minum obat adalah menjadikan rumah sakit atau klinik kesehatan sebagai tempat yang menyenangkan sebagaimana tempat tamasya. Misalnya, ketika ke rumah sakit, ajak dokter berpura-pura sebagai teman orang tua. Saat hendak memeriksa, biasakan dokter meminta izin dulu kepada anak. Dengan begitu, sang anak tak lagi melihat obat sebagai sumber penderitaan.

Berikut ini tip agar minum obat tidak menyeramkan:

1. Biasakan anak dengan obat sejak dini, dimulai dari vitamin.

2. Beri penjelasan saat hendak memberi obat, meski anak belum bisa berkomunikasi dua arah.

3. Buat anak merasa nyaman dengan mendekapnya sebelum memasukkan obat ke mulut anak.

4. Memberi pengertian tentang jenis obat, bahwa tak semua obat itu tidak enak.

5. Menambahkan madu pada obat yang pahit.

6. Beri motivasi dengan memberikan contoh bahwa jika sakit, harus minum obat.

7. Sesekali anak boleh dipaksa minum obat, tapi jangan terlalu sering.

Komentar

komentar