Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,18 December 2018
Ilustrasi (IST)

Tips Atasi Fobia Berkomitmen

Banyak orang yang merasa takut berkomitmen dalam hubungan.

Alsannya bermacam, mulai dari hilangnya kepercayaan, trauma, atau juga tidak percaya dengan pernikahan.

Bahkan, beberapa orang cenderung menjadi fobia dalam pernikahan atau komitmen pernikahan. Sehingga mereka sulit menikah dan berkeluarga. Pada akhirnya memutuskan hidup sendirian selamanya.

Fobia semacam ini tentunya bisa memberikan dampak yang cukup mengganggu psikologi seseorang. Hilangnya kepercayaan diri dan kepercayaan pada orang lain bisa membuat orang tersebut menjadi kesepian dalam hidupnya.

Seperti halnya fobia lainnya. Fobia yang satu ini juga disembuhkan. Berikut beberapa cara untuk menangani fobia pada komitmen seperti dilansir timesofindia.com

1. Kubur masa lalu
Anda mungkin memiliki satu atau banyak hubungan di masa lalu yang tidak berhasil karena alasan yang hanya diketahui Anda. Cara Anda berpisah dengan pasangan Anda dapat memberikan Anda mimpi buruk bahkan hingga sekarang, dan mungkin, adanya luka-luka hati yang belum sembuh.
Namun, Anda akan melakukan kesalahan besar jika Anda tetap hidup untuk masa lalu Anda dan ragu-ragu untuk memulai hubungan baru. Ini saatnya Anda menghapus kenangan dan mulai melihat ke depan untuk sebuah kehidupan percintaan baru dengan pikiran optimis.

2. Berhenti menjadi egois
Seseorang commitmentphobic biasanya terobsesi dirinya sendiri. Anda cenderung untuk mementingkan preferensi dan emosi Anda ketika memiliki masalah komitmen. Dan cenderung mengabaikan orang lain.
Mulailah memperhatikan orang lain. Baik itu rekan-rekan, teman-teman, atau orang-orang yang Anda temui. Coba membantu masalah-masalah mereka, dan menjadi bagian dari kebahagiaan mereka.

3. Luangkan waktu dengan pasangan lain
Mengingat sifat karakter dari seseorang yang mengalami masalah ini, ada kemungkinan bahwa dia cenderung sering sendirian dan hanya percaya pada hubungan jangka pendek. Meskipun itu baik-baik saja, pastikan bahwa Anda meluangkan waktu untuk mengembangkan persahabatan dengan pasangan menikah  yang percaya dalam hubungan jangka panjang, juga, yang kemungkinan akan memicu kebutuhan Anda untuk berpasangan.

4. Kenali diri Anda
Lakukan analisis diri dan mengenal apakah Anda benar-benar ingin mengubah keberuntungan Anda dalam hubungan baru. Jika Anda memaksa diri Anda untuk menyenangkan orang lain atau karena alasan lain, yang akan mengakibatkan tidak bahagianya diri Anda, jangan lakukan. Oleh karena itu, disarankan agar Anda menganalisa diri Anda, kebutuhan dan keinginan Anda sebelum melangkah membentuk hubungan.

5. Carilah saran dari teman
Meskipun Anda yang tahu lebih banyak tentang kekuatan dan kelemahan Anda, ada kalanya teman bisa menyarankan Anda apa yang akan sesuai dan terbaik untuk Anda. Menumpahkan hambatan dan berbagi semua kekhawatiran Anda dengan satu orang atau orang-orang yang Anda percaya, dan mendengarkan dengan sabar saran-saran mereka. Kadang-kadang mereka bisa mengejutkan Anda dengan saran mereka yang mungkin berguna untuk Anda. Jika Anda cukup beruntung, mereka bahkan bisa menemukan pasangan yang mungkin cocok bagi Anda.

Komentar

komentar