Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,21 October 2018
Penyelundupan pakaian bekas (IST)

Ada Dua Tersangka Penyelundupan Pakaian Bekas di Kepri

Karimun –  Bea Cukai Kepulauan Riau menetapkan nakhoda dan seorang ABK KM Syaufi sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan 782 karung padat (ballpress) dan 14 karung pakaian bekas senilai Rp1,5 miliar.

“Nakhoda KS dan seorang ABK sebagai perwakilan pemilik barang kita tetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) Parjiya di sela penyerahan hibah bawang merah di Kanwil BC Kepri, Meral, Karimun, Selasa (23/8).

Parjiya menjelaskan, KM Syaufi ditangkap petugas patroli BC-10001 ketika melakukan patroli rutin di perairan Pulau Arwah pada 5 Agustus 2016.

Pakaian bekas atau ballpress sebanyak itu, lanjut Parjiya, berasal dari Port Klang, Malaysia, dan saat ini sudah dibongkar dan disimpan dalam gudang barang bukti Kanwil BC Kepri di Meral.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 102 huruf a Undang-undang No 17 tahun 2006 tentang Perubahan UU No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

“Pakaian bekas merupakan barang larangan dan pembatasan. Selain tindak pidana penyelundupan impor, pengangkutan barang impor tanpa dokumen pelindung yang sah juga dapat mengganggu industri tekstil dan garmen dalam negeri,” tuturnya. (Antara)

Komentar

komentar