Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,21 October 2018
Ilustrasi

Bawang Sitaan Bea Cukai Kepri Akan Dihibahkan Warga Miskin

Kepulauan Riau – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau berencana menghibahkan 22 ton bawang merah impor hasil tangkapan 11 Agustus 2016 kepada warga miskin di Kabupaten Karimun.

“Ada sekitar 2.400 karung atau 22 ton bawang merah yang akan kita hibahkan kepada 11 yayasan, masing-masing yayasan menerima 25 karung, sisanya 2.000 karung untuk warga miskin,” kata Kepala Kanwil Ditjen BC Khusus Kepri Parjiya di sela pemusnahan 23,8 ton bawang merah di Kanwil BC Kepri di Meral, Karimun, Senin (15/8).

Parjiya menjelaskan rencana hibah tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu sekaligus untuk menekan harga komoditas tersebut di pasaran.

Menurut dia, hibah serupa juga akan dilakukan terhadap komoditas lain, seperti buah-buahan, beras dan gula yang masih bagus dan layak konsumsi.

Kepala Bidang Penyidikan dan Penanganan Barang Hasil Penindakan Kanwil BC Kepri Winarko menambahkan, satu karung bawang merah akan dihibahkan untuk dua kepala keluarga.

“Tujuannya agar bawang merah itu tidak diperjualbelikan. Jadi, satu karung dibagi dua untuk dua KK,” katanya menjelaskan.

Winarko mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait rencana hibah tersebut, seperti pengadilan, stasiun karantina pertanian dan kejaksaan.

“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium dari stasiun karantina pertanian. Kalau hasil tes menyebutkan bawang merah itu masih bagus dan layak konsumsi, baru kita hibahkan,” tuturnya. (Antara)

Komentar

komentar