Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Wednesday,24 October 2018
Ilustrasi Sekolah Dasar (IST)

Guru Swasta Tolak “Full Day School”

Jakarta –  Gelombang penolakan muncul setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menggagas rencana sistem belajar sehari penuh di sekolah atau full day school.

Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Jawa Tengah menolak rencana itu karena dinilai membahayakan dunia pendidikan.

“Full day school justru membahayakan pendidikan karena secara psikologis dan sosial banyak mudharatnya,” kata Ketua PGSI Jawa Tengah Muh Zen Adv di Semarang, Selasa (9/8).

Menurut Zen, dari hasil uji coba penerapan sistem belajar lima hari sekolah di Jateng, sistem seperti itu tidak efektif. Sebanyak 80 persen kegiatan belajar-mengajar tidak efektif dan materi pelajaran yang diberikan pada siswa setelah pukul 13.00 WIB tidak bisa diserap secara maksimal.

Anggota Komisi E DPRD Jateng itu mengatakan bahwa banyak faktor yang harus disiapkan sebelum sistem tersebut diberlakukan.

“Tidak semua orang tua siswa bekerja sebagai PNS atau kantoran, standar pelayanan minimal sarana dan prasarana sekolah juga belum memadai, apalagi transportasi menuju sekolah di desa atau pinggir perkotaan belum mendukung sampai sore,” katanya. (Kmps)

Komentar

komentar