Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,23 July 2018
Ikan Arsik (IST)

Ini Dia Simbol Kuliner Budaya Toba

Tradisi kuliner Batak semakin di dalami, semakin banyak yang belum dipahami. Makanan-makanan mereka dikenal selalu kaya rasa, kaya bumbu, dan kaya ragam warna.

Pada Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 (KKPDT 2016) di Parapat Simalungun (20 Agustus) dan Balige Tobasa (21 Agustus), banyak kuliner khas yang mulai terekspose. Itu menunjukkan kekayaan budaya yang lama tersimpan di Tana Batak. Ada Sambal Andaliman, Naniura, dan kini masakan Na Niarsik.

“Kuliner adalah bagian dari karya budaya, yang diturunkan dari tradisi panjang kehidupan masyarakat. Tidak dibuat dengan sim salabim tiba-tiba jadi. Budaya adalah kekayaan yang tak akan pernah habis. Juga menjadi harta berharga bagi bangsa Indonesia yang bisa membawa kemakmuran masyarakat melalui Cultural Industry. Makanan Batak termasuk punya sejarah yang amat panjang,” papar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Ketua Akademi Gastronomi Indonesia, Vita Datau Messakh membenarkan pernyataan Arief itu. Dia teringat dengan perjalanan ke Danau Toba beberapa waktu silam, yang membawa cerita di balik makanan adat Batak.

Makanan itu adalah Ikan Arsik atau bahasa aslinya disebut Na Niarsik. Ikan Arsik adalah kuliner tradisional khas Toba yang kaya dengan bumbu dan rempah. Makanan ini kaya akan cita rasa tinggi, tetap sehat dan alami, tidak mengandung MSG.

Penamaan makanan batak sebagian besar didasarkan pada proses memasak. Na Niarsik berarti di-marsik-kan atau dikeringkan. Dengan kata lain, Dekke Na Niarsik, ikan yang dimasak terus-menerus sampai kuahnya kering, bumbunya menyerap ke ikan mas tersebut. (Snd)

Komentar

komentar