Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,17 July 2018
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (IST)

Mentan Manfaatkan Pabrik Gula ‘Nganggur’

Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan impor gula. Komoditas gula menjadi salah satu hal yang dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) di Kemenko bidang Perekonomian, siang ini.

“Jadi pertama adalah masalah gula, kita rancang gula ke depan agar bisa kita menekan impor,” kata dia di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Selasa (9/8).

Strategi pertama yang digunakan adalah memanfaatkan pabrik gula yang selama ini ‘nganggur’. Amran menyebut ada 13 pabrik gula yang kapasitas produksinya tidak dimaksimalkan secara penuh.

“Ada 13 pabrik gula di Indonesia, yang kapasitas terpasangnya 10.000 ton cane per day (tcd), yang digunakan hanya 5.000 tcd karena tidak ada bahan baku,” kata dia.

Mengenai langkanya bahan baku, Amran bilang, ada 380 ribu hektare lahan di sekitar pabrik yang bisa dimanfaatkan. Dia meyakini penggunaan lahan tersebut bisa menambah 2-3 juta ton gula dalam waktu dekat.

“Karena sudah investasi kurang lebih ada Rp2 sampai Rp3 triliun, ini barang sudah mau jalan, tapi bahan bakunya tidak ada,” imbuhnya.

Di sisi lain, ada strategi lain yaitu pengembangan wilayah baru. Setidaknya ada 13 sampai 14 perusaahaan yang siap mengembangkan wilayah baru.

“Itu yang akan diresmikan Oktober adalah Dompu. Sudah selesai. Itu pengembangan pabrik gula baru. Ini solusi ke depan, ini harus konsisten, nggak boleh kebijakannya berubah. Ini harus kita kawal dan kita sudah bahas dan sepakat,” cetus dia. (Kmps)

Komentar

komentar