Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,22 October 2018
Ilustrasi (IST)

Pemalsu Izin BPOM di Dumai Harus Diusut

Dumai –  Himpunan Mahasiswa Islam Dumai, Provinsi Riau meminta instansi pemerintah agar bertindak mencegah dan mengusut peredaran produk pangan menggunakan nomor label izin Badan Pengawas Obat dan Makanan palsu di pasaran.

Seorang kader HMI Dumai Andi Roni Sahputra di Dumai, Senin, mengatakan, peredaran produk makanan minuman memasang nomor label BPOM palsu diragukan mutu dan kualitasnya sehingga dikhawatirkan dapat menganggu kesehatan jika dikonsumsi.

Karena itu dia minta instansi pemerintah daerah terkait dan pihak berwajib segera turun ke lapangan dan melakukan pengawasan produk pangan yang tidak dapat dijamin kelayakan dalam rangka perlindungan konsumen.

“Kita sayangkan kenapa izin BPOM palsu ini baru terungkap, dan dikhatirkan dapat menganggu kesehatan masyarakat, karena itu diminta pemerintah segera mengusut dan mencegah peredaran lebih meluas,” kata Andi, Senin (15/8).

Ketua Bidang Eksternal HMI Badko Riau Kepri ini menambahkan, produk pangan tanpa izin BPOM palsu tersebut sudah pasti tidak melewati serangkaian pemeriksaan kelayakan kesehatan dan akan menimbulkan keresahan jika beredar bebas di pasaran.

Kepada instansi terkait Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Kesehatan diharapkan melakukan pengawasan penuh terhadap produk makanan minuman beredar di masyarakat, terutama yang berasal dari luar negeri diimpor oleh pengusaha.

Selain itu, agar peredaran izin BPOM palsu ini diusut hingga tuntas oleh aparat berwajib karena telah dengan sengaja mengedarkan produk yang belum mengantongi izin resmi dan melanggar ketentuan berlaku. (Antara)

Komentar

komentar