Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Thursday,19 July 2018
Ilustrasi kabut asap (IST)

Riau Harus Merdeka dari Kabut Asap

Pekanbaru – Lembaga Swadaya Masyarakat Lingkungan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) bersama Mahasiswa Pecinta Alam menggelar upacara kemerdekaan Republik Indonesia di bawah Jembatan Siak III dengan mengusung tema Riau harus merdeka dari polusi kabut asap.

“Riau belum merdeka dari penjajah lingkungan (korporasi dan cukong) dan kini mereka malah dimerdekakan dengan keluarnya Surat Perintah Penyidikan (SP3) dari Kapolda Riau,” ujar staf media dan kampanye Jikalahari Okto Yugo di Pekanbaru, Rabu (17/8).

Menurutnya upacara yang berbeda dengan umumnya ini dimulai pada pukul 09.10 WIB di Jembatan yang juga disebut Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah. Selain mengibarkan bendera merah-putih, Jikalahari juga membentangkan spanduk sepanjang delapan meter di Jembatan Siak III tersebut.

Spanduk itu bertuliskan “HUT RI KE-71 INDONESIA HARUS MERDEKA DARI POLUSI KABUT ASAP ULAH KORPORASI DAN CUKONG #CABUT SP3 15 DARI 18 KORPORASI TERSANGKA KARHUTLA RIAU”. Spanduk ini, kata Okto, menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat serta para pemimpin bahwa Indonesia belumlah merdeka seutuhnya.

“Indonesia masih dijajah terutama disektor lingkungan hidup. SP3 terhadap perusahaan tersangka Karhutla di Riau menjadi kado terburuk untuk hari kemerdekaan,” ujarnya. (Antara)

Komentar

komentar