Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,22 October 2018
Budidaya ikan (IST)

Rohil Ingin Sektor Perikanan Berjaya

Rokan Hilir – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau berupaya untuk menggembalikan predikat daerah, yang dahulunya dikenal sebagai daerah penghasil ikan terbesar di dunia.

“Memang dulunya Bagansiapiapi penghasil ikan terbesar kedua didunia dan kami ingin predikat itu bisa diraih kembali. Upaya-upaya yang kami lakukan saat ini salah satunya memberikan bantuan kepada para nelayan setiap tahunnya,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil M Amin di Bagansiapiapi, Rabu (10/8).

Sebagaimana diketahui Kota Bagansiapiapi di Kabupaten Rokan Hilir dahulunya mendapat predikat sebagai daerah penghasil ikan nomor dua terbesar di dunia setelah Norwegia. Dimasa kejayaan itu para nelayan hidup sejahtera dengan hasil tangkapan yang berlimpah ruah.

Selain cukup untuk kebutuhan konsumsi, hasil perikanan seperti ikan dan kerang juga banyak dimanfaatkan untuk diolah menjadi asinan, bahkan Bagansiapiapi konon dulunya juga pernah sebagai pengekspor ubur-ubur terbesar keluar negeri untuk kebutuhan kosmetik.

Seiring dengan waktu, masa kegemilangan yang pernah diraih tersebut saat ini hanya tinggal kenangan dikarenakan hasil tangkapan nelayan yang setiap tahunnya terus mengalami penurunan.

Dari data Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil, hasil tangkapan nelayan pada tahun 2013 lalu hanya sebanyak 47.511,81 ton dengan rincian 46.781 ton atau sekitar 98,46 persen merupakan hasil perikanan laut dan perairan umum. Sedangkan hasil tangkap nelayan budidaya hanya 730,81 ton atau 1,54 persen.

“Jika hasil tangkap perikanan nelayan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan total produksi ikan 57.850 ton maka terjadi penurunan pada tahun 2013 lalu sebesar 17,87 persen,” katanya. (Antara)

Komentar

komentar