Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,21 October 2018
Ilustrasi Sekolah Dasar (IST)

Sekolah di Riau Belum Mampu “Full Day”

Pekanbaru –  Dinas Pendidikan dan KebudayaanProvinsi Riau mengatakan belum semua sekolah di daerah setempat mampu menerapkan sistem sekolah sehari penuh atau “full day school” karena terkendala prasarana dan kondisi geografis yang perlu mendapat kajian.

“Wacana sekolah satu hari penuh ini dengan lima hari kerja akan kita lakukan pengkajian. Dimana disurvei sekolah mana yang bisa melaksanakan atau belum karena terkendala prasarana dan kondisi geografi. Perlu penyesuaian sambil kita benahi kekurangannya,” kata Kepala Disdikbud Riau, Kamsol di Pekanbaru, Kamis (11/8).

Ia memaparkan, penyesuaian dan pengkajian perlu dilakukan dari kondisi sosial dan geografis mana yang memungkinkan sistem belajar tersebut diterapkan.

“Umumnya sekolah swasta yang mapan sudah menerapkan hal ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, berwacana untuk penerapan sistem belajar mengajar dengan “Full Day School” untuk memenuhi pendidikan karakter di sekolah.

Hal itu sesuai dengan pesan Presiden RI Joko Widodo bahwa kondisi ideal pendidikan di Indonesia adalah terpenuhinya peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar (SD) mendapatkan pendidikan karakter 80 persen dan pengetahuan umum 20 persen. Sedangkan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) terpenuhi 60 persen pendidikan karakter dan 40 persen pengetahuan umum. (Antara)

Komentar

komentar