Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,21 October 2018
Ilustrasi kabut asap (IST)

Setelah Hujan, Kabut Asap di Pekanbaru Berkurang

Pekanbaru –  Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Kota Pekanbaru dalam dua hari terakhir, pada Senin pagi berkurang drastis setelah hujan mengguyur ibu kota Provinsi Riau itu.

“Hujan pagi ini membantu sekali mengurangi kabut asap di Pekanbaru. Jarak pandang membaik dan udara menjadi segar kembali,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi kepada Antara di Pekanbaru, Senin (29/8).

Dia mengatakan selain Pekanbaru, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga terjadi di wilayah Pelalawan dan Kampar. Menurutnya, guyuran hujan sebenarnya sudah cukup bagus. Namun, ada gangguan Siklon Tropis Utara sehingga hujan belum maksimal.

“Kita lihat perkembangannya dua hingga tiga hari mendatang,” lanjutnya.

Informasi yang diperoleh dari Satuan Tugas Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Riau, jarak pandang pada pukul 09.30 WIB sekitar 7.000 meter. Jarak pandang tersebut jauh lebih baik dibanding pada pagi pukul 07.00 WIB yang sempat berkisar 500 meter.

Setelah diguyur hujan, udara di Pekanbaru menjadi lebih segar. Berbeda dibanding Senin pagi yang tercium aroma asap karhutla, terutama di Kecamatan Tampan, atau perbatasan Pekanbaru-Kampar.

Meski begitu, Satgas Karhutla sektor udara siaga darurat Karhutla masih terus melanjutkan operasi pengeboman air ke sejumlah titik api di wilayah Rimbo Panjang, Kampar. Titik api yang berada di wilayah itu merupakan penyebab kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru dalam dua hari terakhir. (Antara)

Komentar

komentar