Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,22 October 2018
Ilustrasi BPJS Kesehatan (ANTARA | FILES)

BPJS Pekanbaru Minta RS Swasta Lengkapi Ventilator

Pekanbaru –  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Pekanbaru Chandra Nurcahyo meminta RS swasta segera melengkapi fasilitas ventilator untuk menekan kasus penolakan pelayanan khususnya pada Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“RS swasta perlu segera lebih melengkapi fasilitas kesehatan mereka termasuk tim medisnya agar masyarakat pengguna Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) mendapatkan banyak pilihan,” kata Chandra dalam keterangannya di Pekanbaru, Selasa (13/9).

Chandra mengatakan itu terkait banyak RS menolak penanganan rawat inap pasien di IGD antara lain dengan alasan penuh dan persoalan lain juga terkait kurangnya ketersediaan ventilator.

Bahkan pasein penderita gangguan saluran kencing kronis Zainal (60) sering ditolak untuk mendapatkan IGD dengan alasan ventilator tidak ada.

Menurut Chandra, pengertian ventilator adalah suatu alat yang digunakan untuk membantu sebagian atau seluruh proses ventilasi untuk mempertahankan oksigenasi.

Ia menyebutkan, ventilator mengirimkan gas ke paru-paru dengan menggunakan tekanan positif pada tingkat tertentu. Jumlah gas yang disampaikan dapat dibatasi oleh waktu, tekanan atau volume. Lamanya dapat berjalan oleh waktu, tekanan atau aliran.

“Tujuan pemasangan ventilator adalah untuk memberikan kekuatan mekanis pada sistem paru untuk mempertahankan ventilasi yang fisiologis, memanipulasi air way pressure dan corak ventilasi untuk memperbaiki efisiensi ventilasi dan oksigenasi,”katanya. (Antara)

Komentar

komentar