Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Thursday,16 August 2018
Ilustrasi (IST)

Pertamina Gunakan Kilang Shell

Jakarta – PT Pertamina (Persero) dan Shell International Eastern Trading Company (SIETCO) menyepakati kerjasama untuk mengelola minyak mentah Basrah Crude dari Irak milik Pertamina dengan skema crude processing deal (CPD). Ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah pada rantai pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, bentuk kerjasama ini berupa pengolahan minyak Pertamina di kilang SIETCO yang terletak di Singapura. Kontrak CPD ini telah dieksekusi lebih awal pada Juni 2016.

“Skema CPD memungkinkan Pertamina memperoleh nilai tambah dari minyak sour hasil produksi di Irak, Basrah Crude yang belum dapat diproses di kilang dalam negeri, dengan produk BBM yang dapat dibawa ke Indonesia dalam rangka mengurangi ketergantungan akan produk minyak impor,” ucapnya saat konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (31/8).

Dwi menjelaskan, skema CPD minyak mentah hasil produksi Pertamina di ladang minyak Irak tersebut diolah langsung di kilang SIETCO. Kemudian hasil olahan berupa BBM langsung dibawa ke Indonesia.

SIETCO dipilih sebagai mitra melalui proses seleksi yang cukup panjang dari Januari hingga Mei 2016. Saat ini, SIETCO juga terdaftar sebagai salah satu Daftar Mitra Usaha Terseleksi (DMUT) ISC Pertamina.

Berdasarkan kesepakatan itu, volume minyak mentah yang akan diolah adalah 1 juta barel per bulan dan Pertamina dapat memperoleh produk bahan bakar, termasuk Mogas, Aviation Fuel, Diesel, MFO, LPG, sesuai dengan kebutuhan Pertamina.

Country Chairman/Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi mengaku gembira dengan kemitraan CPD yang terjalin antara Pertamina dan Shell, karena ini menjadi pondasi bagi Shell untuk mempunyai kerja sama yang lebih dalam dan bermakna dengan Pertamina sebagai salah satu perusahaan migas nasional terbesar di regional.

“Kami senantiasa selalu berusaha untuk melihat peluang. Dan dalam kesempatan ini satu kehormatan besar, kami bisa menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk meningkatkan kemandirian energi, kemampuan operasional yang efisien dan transformasi ke depan,” tuturnya. (okz)

Komentar

komentar