Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Friday,20 July 2018
Ilustrasi (IST)

Ratusan Gudang Ilegal di Pekanbaru

Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau berpotensi menjaring ratusan gudang tidak miliki izin operasi di wilayah setempat pascapembentukan Tim Terpadu Pembinaan Pengendalian dan Pengawasan (TP3) sebulan lalu.

“Berdasarkan data hanya ada 400 gudang yang memiliki izin. Sementara diperkirakan terdapat lebih 2.000 unit dan 10 komplek kawasan pergudangan kini berada di Pekanbaru,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Ingot Achmad Hutasuhut di Pekanbaru, Rabu (31/8).

Ingot menjelaskan, terbentuknya TP3 memang bertujuan untuk meraih potensi pengurusan izin pergudangan baru di Pekanbaru. Ini sudah diperkirakan mengingat majunya perkembangan kota saat ini sementara jumlah gudang yang dilaporkan beroperasi tidak berubah signifikan.

Selama bertahun-tahun seolah luput dari pantauan, karena banyak pengusaha yang tidak jujur melaporkan perubahan penambahan gudang kepada Pemerintah kota (Pemko).

“Dengan TP3 kami akan menjaring gudang ilegal, yang rata-rata tidak memiliki Tanda Daftar Gudang (TDG) dan menyalahgunakan fungsi serta sebagainya,” terangnya.

Disebutkannya, untuk mengelabui pemerintah dan masyarakat pengusaha gudang melakukan klamuflase di depan nampak seperti rumah biasa namun ketika dicek bangunan itu berupa gudang.

Diharapkan dengan diturunkannya TP3 maka seluruh gudang ilegal di kota Pekanbaru akan melapor dan melakukan pengurusan izin. Selain bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini juga akan mengetahui stok dan persediaan bahan baku dan kebutuhan pokok di Pekanbaru.

“Seperti stok gula, beras dan lain-lain yang selama ini kami masih terfokus pada beberapa sumber gudang,” katanya lagi. (Antara)

Komentar

komentar