Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,22 September 2018
Asman Abnur (IST)

22 Lembaga Nonstruktural Dibubarkan

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengungkapkan, selama dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla (JK), sebanyak 22 lembaga nonstruktural (LNS) telah dibubarkan pemerintah. Ia menyebut capaian ini sebagai bentuk reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang berjalan baik.

“Terakhir tahun 2016 ada 10 LNS yang dibubarkan untuk mengurangi keborosan kewenangan yang mengakibatkan keborosan anggaran,” kata Asman saat memaparkan hasil capaian kerja dua tahun Jokowi-JK dengan tema ‘Reformasi Kelembagaan & Paket Deregulasi Ekonomi’ di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/10/2016).

Selain pembubaran puluhan LNS, pemerintah juga melakukan pengembangan inovasi pelayanan publik. Salah satunya dengan pelayanan publik yang berhubungan dengan pelayanan pasar dan perizinan, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), pelayanan rumah sakit umum daerah (RSUD), disdukcapil, hingga puskesmas.

“Kami sudah bentuk 59 kabupaten/kota sebagai role model pelayanan publik,” ujarnya.

Pada 2016, ada 2.476 inovasi yang ikut kompetisi, 297 di antaranya adalah best practices yang siap direplikasi ke instansi lain.

Sementara itu, pengawasan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dilaporkan juga sudah cukup membaik. Hal itu merujuk pada realisasi opini WTP di kementerian dan lembaga pada 2015 yang mencapai 71 persen dari target 95 persen. Untuk provinsi sudah menembus angka 76 persen dari target 85 persen, dan kabupaten/kota mencapai 44 persen dari target 65 persen.

“Terkait akuntabilitas, instansi pemerintah yang akuntabel memiliki skor B atas sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP), perkembangannya baik,” tukas Asman.

Komentar

komentar