Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,22 September 2018
Ilustrasi (IST)

Cara Melindungi Kesehatan Tenggorokan

Menjalani peran sebagai ibu memang tidak mudah. Setiap hari, seorang ibu harus selalu memastikan kebutuhan suami dan anak-anaknya tercukupi. Mulai dari kecukupan makanan bergizi hingga perlindungan kesehatan di mana pun anggota keluarga berada. Namun karena keterbatasan, sang ibu tidak mungkin dapat memperhatikan seluruh aktivitas anggota keluarganya, seperti saat suami berada di tempat kerja, serta saat anak-anak berada di sekolah atau kegiatan lainnya.

Peran pelindungan ini semakin berat bagi ibu yang juga bekerja di luar rumah. Ada beberapa solusi yang bisa ibu tersebut lakukan untuk memastikan kondisi anggota keluarganya baik-baik saja, sementara dia tetap bekerja di kantor.

Misalnya, beberapa ibu memercayakan tugas mengawasi kegiatan anak-anak di rumah kepada pengasuh anak. Sementara urusan pekerjaan rumah tangga, seperti menyediakan sarapan, mencuci, atau menyetrika, dapat diambil alih asisten rumah tangga. Tidak sedikit pula ibu yang menitipkan anaknya kepada orang tua sang ibu atau suami.

Meski demikian, tetap saja muncul kekhawatiran para ibu selama bekerja sehingga mereka tetap ingin ambil bagian untuk memastikan semuanya berjalan teratur. Untuk tetap menyeimbangkan perannya sebagai pekerja, ibu pun ikut memperhatikan hasil pekerjaan yang dilakukan asisten rumah tangga.

Setiap ibu pasti ingin dapat memperhatikan semua hal penting terkait suami dan anak-anaknya, salah satunya adalah kesehatan gigi dan mulut. Karena itu, kebanyakan ibu akan memastikan seluruh anggota keluarganya menggosok gigi minimal dua kali sehari, menggunakan benang gigi minimal satu kali, dan mengunjungi dokter gigi setidaknya sekali dalam setahun.

Namun untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, tidak cukup hanya dengan sikat gigi teratur atau menjaga menu makanan. Sebab, sikat gigi hanya menjangkau permukaan saja, tidak mampu membersihkan sisa makanan hingga sela-sela gigi.

Kurangnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, ternyata berisiko menimbulkan berbagai penyakit serius, seperti gingivitis (radang gusi) dan tukak mulut. Walau tidak menular, penyakit tersebut dapat membawa dampak serius. Misalnya, anggota keluarga, terutama pada anak, tidak berselera menyantap makanan sehingga asupan gizi menjadi berkurang. Akibatnya, terjadi gangguan pada pencernaan.

Komentar

komentar