Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,23 June 2018

Harga BBM Harus Adil bagi Riau

Pekanbaru –  Hingga kini, baru satu unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hadir di kabupaten termuda di Provinsi Riau yakni Kepulauan Meranti.

SPBU tersebut berada di Jalan Alah Air, Selatpanjang yang merupakan ibu kota kabupaten. Terhitung 15 Agustus tahun ini, SPBU itu resmi beroperasi dari rencana dua unit di Pulau Tebingtinggi.

Tapi harga ketiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual SPBU ini yaitu Premium, Solar dan Pertalite dinaikkan Rp200 per liter dari harga eceran tertinggi nasional.

“Warga di Selatpanjang harus tanggung biaya angkut dari pelabuhan. SK-nya masih kita susun,” ucap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli, Minggu (30/10).

Dia mengatakan, PT Pertamina (Persero) hanya memiliki tanggung jawab mengantarkan BBM sampai ke pelabuhan setempat.

Selama ini, tegasnya, hal itu juga dirasakan oleh empat Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) di daerah yang sudah tujuh tahum mekar dari kabupaten induk yakni Bengkalis sesuai Undang-undang No.12/2009 tanggal 16 Januari 2009.

Namun empat APMS tersebut tidak melayani penjualan secara eceran. Melainkan dalam partai besar seperti pembelian satu drum berkapasitas 220 liter.

Akibat yang ditimbulkan, tak jarang hingga kini masyarakat di Meranti secara umum tinggal pada wilayah kepulauan membeli BBM di atas harga rata-rata.

“Harga BBM sering melonjak tinggi, bila terjadi keterlambatan pasokan. Warga jadi sulit cari bensin untuk kebutuhan sehari-hari,” terangnya. (Antara)

Komentar

komentar