Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,22 September 2018
Mantan Seskab Sudi Silalahi (IST)

Mantan Menteri Era SBY Akui Dokumen TPF Munir Hilang

Jakarta –  Mantan Seskab Sudi Silalahi mengakui jika dokumen asli Tim Pencari Fakta (TPF) pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib raib. Padahal naskah itu telah diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada 2005 lalu.

“Naskah laporan akhir TPF Munir saat ini sedang ditelusuri di mana keberadaannya,” kata Sudi di Cikeas, Selasa (25/10).

Menurutnya, selama dua minggu ini SBY mengajak mantan pejabat Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) untuk membahas dokumen tersebut. Mantan Ketua TPF Marsudhi Hanafi dan mantan anggota TPF Rachland Nashidik hadir dalam pertemuan.

Dia mengingat pada pertemuan antara pemerintah dengan TPF Munir pada akhir Juni 2005, Marsudhi menyerahkan sekitar 6 eksemplar (copy) yang diserahkan kepada Pemerintah, secara simbolik naskah pertama diserahkan kepada Presiden SBY disaksikan oleh semua yang hadir. Naskah yang lain dibagikan kepada pejabat terkait.

“Setelah pertemuan tersebut Presiden SBY memerintahkan Seskab Sudi Silalahi untuk mendampingi Ketua TPF Munir, Marsudi guna memberikan pernyataan pers,” tuturnya.

Sudi mengatakan para mantan anggota pejabat di KlB akan terus mencari di mana naskah-naskah tersebut disimpan mengingat hingga saat ini sejumlah penegak hukum telah berganti. Kapolri telah berganti 7 pejabat, Jaksa Agung sudah 4 pejabat, Kepala BIN sudah 5 pejabat, Menteri Hukum dan HAM sudah 5 pejabat dan Sekretaris Kabinet sendiri sudah 4 pejabat.

“Semua rekomendasi dari TPF telah ditindaklanjuti oleh Presiden dan instansi-instansi terkait,” tandasnya. (Mrdk)

Komentar

komentar