Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,22 September 2018
Ryamizard Ryacudu (IST)

Menhan Nilai tak Tepat TNI Diberi Hak Politik

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menilai kondisi perpolitikan di Tanah Air masih belum kondusif dan stabil.

Dengan demikian, harapan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo agar anggota TNI mempunyai hak politik belum bisa diwujudkan saat ini.

“Kalau sekarang enggak pas. Saya tidak mau TNI berpolitik. Karena kondisi kita kan belum matang berpolitiknya,” kata Ryamizard di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2016).

Ryamizard menolak keras jika TNI ikut terlibat dalam politik praktis. Namun, ia tak menolak jika TNI nantinya bisa kembali masuk ke MPR jika alasannya untuk mewakili TNI.

“Kayak dulu? Oh itu saya setuju-setuju saja. Tapi ketika politik praktis, tidak. (Hanya) politik negara. Politik menyatukan bangsa,” tuturnya.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebelumnya mengatakan bahwa saat ini TNI seperti warga negara asing. Sebab, TNI tidak mempunyai hak politik.

Gatot berharap suatu saat nanti TNI mempunyai hak berpolitik. Namun, Gatot juga menegaskan, harapannya itu tidak untuk diwujudkan dalam waktu dekat.

“Dikatakan harapan boleh, tapi yang jelas sekarang saya sebagai Panglima, TNI belum siap. Entah lima atau 10 tahun lagi, yang akan datang,” ujar Gatot, Selasa (4/10/2016)

Komentar

komentar