Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Wednesday,14 November 2018

Stok Sawit Terus Menyusut

Stok minyak sawit Indonesia terus tergerus meski produksi mulai meningkat. Sebab, permintaan pasar global, terutama dari India, Cina, Uni Eropa dan Amerika Serikat masih terus meningkat.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat, stok minyak sawit Indonesia turun 11 persen dari 1,88 juta ton pada Juli; menjadi 1,695 juta ton pada Agustus.

Sementara, pada Agustus, produksi minyak sawit Indonesia tercatat sebesar 2,98 juta ton atau naik 7 persen dibandingkan dengan bulan sebelumya yaitu 2,78 juta ton. “Produksi mulai meningkat karena faktor cuaca yang mendukung,” kata Direktur Eksekutif Gabungan Gapki, Fadhil Hasan, Kamis 6 Oktober 2016.

Selain itu, ekspor minyak sawit (CPO dan turunannya) Indonesia termasuk biodiesel dan oleochemical pada Agustus naik cukup signifikan yaitu sebesar 29 persen atau dari 1,74 juta ton pada Juli meningkat menjadi 2,23 juta ton pada Agustus.

“Ekspor minyak sawit tergenjot karena pasar mengantisipasi kenaikan harga minyak sawit global akibat menipisnya cadangan minyak sawit Indonesia dan Malaysia,” kata Fadhil.

Ia menyatakan, semua negara tujuan utama ekspor sawit menunjukkan peningkatan permintaan. Cina misalnya,  membukukan kenaikan impor 69 persen atau dari 158,79 ribu ton pada Juli menjadi 267,98 ribu ton pada Agustus.

Kenaikan ekspor juga diikuti oleh negara-negara Uni Eropa yaitu sebesar 43 persen atau dari 340,37 ribu ton pada Juli naik menjadi 486,05 ribu ton pada Agustus. Kemudian India membukukan kenaikan sebesar 42 persen atau dari 351,24 ribu ton pada Juli menjadi 497,3 ribu ton pada Agustus. (Tmp)

Komentar

komentar