Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,21 October 2018

Begini Perkembangan Proyek Energi Terbarukan Nasional Sepanjang 2016

Jakarta – Direktorat Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) mencatat, kinerja triwulanIII 2016 Energi baru Terbarukan (EBT) pada sektor Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) telah mencapai 92% dari target yang ditentukan.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana menjelaskan, capaian sebesar 92% itu sebanyak 1.513,5 megawatt dari target 1.657,5 megawatt sepanjang tahun 2016.

“Dari PLT Panas Bumi itu, tambahan Commercial Operation Date (COD) sepanjang tahun 2016 ada empat unit. Yaitu ada PLTP Ulubelu unit 3 sebesar 55 MW, PLTP Lahendong unit 5 sebesar 20 MW, PLTP Sarulla 110 MW, dan PLTP Lahendong unit 6 sebesar 20 MW,” papar Rida di kantornya, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Baca Juga:  Investasi Energi Baru Terbarukan Hingga Kuartal III 2016 Capai Rp 16 T

Sedangkan untuk capaian kinerja di sektor Biogas, Rida menjelaskan, pada triwulan III tercatat realisasi produksi telah mencapai 21,8 juta meter kubik per tahun. Realisasi ini mencapai 95% dari target 22,99 juta meter kubik per tahun.

Selain itu, pembangkit listrik tenaga bioenergi telah mencapai 1 895,7 MW. Jumlah ini mencapai 91% dari target 2.069,4 MW target sepanjang 2016.

Kemudian, untuk realisasi penggunaan bahan bakar nabati (BBN) pada bahan bakar minyak (BBM) tercatat, pada triwulan III telah mencapai 2,52 juta kiloliter (kl). Masih lebih rendah dibandingkan target sepanjang tahun 2016 sebesar 2,9 juta kl.

Pemanfaatan BBN ini, kata Rida, sebagian besarnya dipakai untuk BBM Public Service Obligation (PSO) alias BBM bersubsidi.

“Jadi sampai saat ini 87% dari target. 90% PSO dan 10% non PSO. Dari tahun kemarin naik. Selama sejarah baru sekarang kita di atas 2 juta kl setahun,” tuturnya di Kantor Ditjen EBTKE, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Rida pun optimistis realisasi tahun ini dapat mencapai 95%. Meskipun terdapat beberapa kendala, namun hal ini diyakini tetap dapat dikebut hingga akhir tahun.

“Tahun lalu di bawah 1 juta. 2014 1,9 juta. Tahun ini mungkin bisa 2,8 sampai 2,9 juta. Kita ada sedikit delay waktu pengadaan biodiesel pada Mei, ada delay 3 minggu. Tapi tahun ini kita bisa 95% tercapai dari target,” tuturnya.

Lalu, untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada triwulan III 2016 sebesar 6,61 megawatt, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTM) sebesar 2,84 megawatt.

“Keduanya sedang dalam tahap konstruksi,” tutur Rida. (dtc)

Komentar

komentar