Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Sunday,22 July 2018
Menkopolhukam Wiranto (IST)

Brigjen Teddy Dipenjara Seumur Hidup, Wiranto: Bagus, Tak Pandang Bulu

Jakarta – Menko Polhukam Wiranto menyambut baik pemberantasan korupsi di segala instansi pemerintahan. Sebagai seorang mantan Menhan dan Panglima ABRI, Wiranto menyatakan penegakan hukum terhadap para koruptor di mana pun juga tidak boleh memandang jabatan atau pangkat.

Hal ini diungkapkan Wiranto menanggapi kasus korupsi yang membelit Brigjen Teddy Hernayadi. Ia adalah prajurit TNI yang menyalahgunakan wewenangnya ketika berpangkat kolonel dan menjabat sebagai Kepala Bidang Pelaksanaan Pembiayaan Kemenhan periode 2010-2014.

“Bagus. (Pemberantasan) korupsi di mana pun tak pandang bulu,” ucap Wiranto singkat di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (30/11/2016) .

Sebelumnya diberitakan, Panglima TNI pada Desember 2013 mempromosikan Teddy sebagai Direktur Keuangan Mabes TNI AD dengan pangkat jenderal bintang satu. Namun, baru dua tahun menduduki jabatan tersebut, Inspektorat Jenderal Kemenhan mengendus kejanggalan yang dilakukan oleh dia.

Teddy diduga menerbitkan surat tanpa izin dari atasannya, yakni Kepala Pusat Keuangan Kemenhan, juga Menhan selaku pengguna anggaran. Hari ini, Brigjen Teddy harus berdiri di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta dan mendengarkan vonis atas perbuatannya menyelewengkan anggaran pembelanjaan alutsista sebesar USD 12 juta.

“Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup,” kata ketua majelis hakim Brigjen Deddy Suryanto membacakan putusan dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Militer II Jakarta, Jalan Penggilingan, Jakarta Timur, Rabu (30/11/2016).

Duduk sebagai anggota majelis yaitu Brigjen Hulwani dan Brigjen Weni Okianto. Adapun untuk oditur militer (jaksa-red) yaitu Brigjen Rachmad Suhartoyo. Atas kasus itu, Brigjen Teddy dibela oleh kuasa hukum Letkol Martin Ginting. Terhadap vonis itu, Brigjen Teddy mengaku pikir-pikir. (dtk)

Komentar

komentar