Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Wednesday,24 October 2018

Dua Mantan Pejabat Pemko Dumai Dimintai Keterangan Oleh Pihak Kejagung

Dumai – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali meminta keterangan dua mantan pejabat Pemerintah Kota Dumai terkait pelaksanaan proyek air minum pada 2008 senilai kurang lebih Rp200 miliar, Kamis (17/11/2016).

Pemeriksaan sejumlah mantan pejabat dilakukan tim Kejagung di ruang ekspos Kejaksaan Negeri Dumai mulai sekitar pukul 09.00 WIB. Para terperiksa antara lain Mustafa Kadir sebagai mantan bendahara umum daerah, dan Joni Amdani mantan kepala dinas pekerjaan umum bersama sejumlah staf.

Tim penyidik Jaksa Pidana Khusus Kejagung RI sudah berada di Dumai sejak Selasa (15/11) guna mengumpulkan bahan dan keterangan pihak terkait pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur jaringan air bersih dengan tiga perusahaan kontraktor negara.

Kasi Intel Kejari Dumai Almon menyebutkan untuk keperluan pemeriksaan ini hanya memfasilitasi tempat dan membantu menyurati mantan pejabat yang akan dimintai keterangan oleh penyidik.

“Pemeriksaan ini sudah berlangsung sejak Selasa (15/11) dan ada lima tim penyidik kejagung memeriksa sejumlah orang terkait proyek air bersih di kota Dumai,” kata Almon ditemui wartawan.

Pemanggilan sejumlah orang untuk diperiksa penyidik diantaranya mantan pejabat Pemerintah Kota Dumai sesuai jabatan waktu kegiatan pembangunan infrastruktur jaringan air bersih dan kalangan rekanan pelaksana proyek dan konsultan.

Seorang pegawai Mustafa Kadir selaku mantan bendahara umum daerah usai diperiksa mengaku ditanya penyidik seputar proses pencairan proyek yang diajukan satuan perangkat kerja daerah terkait dalam proyek tersebut.

Pertanyaan diajukan penyidik terkait anggaran, pengajuan, syarat dan verifikasi proses pencairan apakah sudah sesuai peraturan berlaku.

“Tadi ada enam pertanyaan tentang proses anggaran dan pencairan yang diajukan selama menjabat sebagai bendahara umum daerah,” kata Mustafa yang kini menjabat Asisten II Pemkot Dumai.

Informasi tambahan, pada pemeriksaan tahap penyelidikan hari pertama Selasa kemarin, sebanyak enam orang sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik. (Antara)

Komentar

komentar