Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Thursday,19 April 2018

Penyebaran Guru di Pusat dan Pinggiran Kota Dumai akan Ditata

Dumai – Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan tingkat sebaran tenaga pendidik atau guru di beberapa daerah pinggiran belum merata dibanding pusat kota, sehingga ke depan akan ditata jadi lebih memadai.

“Beberapa daerah pinggiran perlu pemerataan tenaga guru karena lebih banyak honorer dibanding pns, karena itu penyebaran akan ditata,” kata Zulkifli As usai peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Jumat (25/11/2016).

Keberadaan guru di daerah pinggiran sebagian besar hanya tenaga honorer, sedangkan berstatus pegawai negeri sipil masih sangat sedikit, lebih banyak di kawasan kota.

Dijelaskan, kekurangan tenaga pendidik di beberapa kelurahan pinggiran ini karena selain luasan wilayah Dumai, juga tidak seimbangnya jumlah guru status pns dibanding honorer, baik guru bantu daerah atau honorer sekolah.

Berdasarkan catatan dinas pendidikan setempat, total jumlah sebaran guru di Dumai terdiri 1.500 status pegawai negeri dan 2.500 honorer sekolah dan guru bantu daerah.

“Meski jumlah guru masih kurang dan akan dilakukan pemerataan, tapi tetap proses belajar mengajar berjalan lancar tanpa kendala,” sebutnya.

Untuk melakukan pengangkatan tenaga guru honorer jadi aparatur sipil negara, lanjut dia, daerah tidak punya kewenangan karena harus berdasarkan kebijakan pemerintah pusat.

Wali kota dalam pidato terkait peringatan HUT PGRI ke 71 tahun 2016 juga menyebutkan, guru secara resmi dinyatakan sebagai pekerja profesional dan masih belum memenuhi harapan sehingga diperlukan upaya lebih keras agar bisa jadi sebagai pekerja profesional di masa mendatang.

Karena itu, pemerintah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. (Antara)

Komentar

komentar