Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Saturday,18 August 2018

Industri Kreatif Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Riau

Pekanbaru  – Industri kreatif bisa jadi alternatif penggerak perekonomian provinsi Riau di masa depan. Hal ini disampaikan Bank Indonesia sebagai alternatif solusi di tengah lesunya harga komoditas minyak dan gas bumi serta kelapa sawit yang jadi penopang pendapatan Riau selama ini.

“Kami sadari kondisi perekonomian saat ini tidak bisa lagi berharap terlalu banyak pada migas dan kelapa sawit, untuk sementara harga kedua komoditi ini belum membaik,” kata Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Riau, Ismet Inono di Pekanbaru, Rabu (30/11/2016).

Ismet menyebutkan kedepan semua pihak harus mencoba menaruh harapan pada alternatif bisnis lain yang bisa menggairahkan perekonomian yakni industri kreatif.

“Riau bisa memanfaatkan sektor-sektor lain sebagai sumber pertumbuhan di daerah. Sekarang terbuka peluang industri kreatif bisa pariwisata, jasa dan lainnya,” terang Ismet.

Ismet menyarankan semua pihak baik pemerintah, perbankan, pelaku usaha besar bahkan masyarakat dapat memberikan kesempatan untuk industri kreatif tumbuh di Riau sebagai tuan rumah. Dengan cara mendukung dan mendorong setiap upaya promosi dan pengenalan lebih jauh semacam seminar, festival, pameran dan cara lainnya. Dengan demikian bisa menunjukkan kepada semua pelaku usaha perbankan atau masyarakat di luarnya, ini sebagai peluang bisnis.

Tentang peran BI untuk mendukung kemajuan industri kreatif, ia menjelaskan kebijakan perbankan dan BI sendiri selama ini terhadap sektor ini sama porsinya dengan industri lainnya.

Artinya bank selalu mendorong dan dukung jenis usaha apa saja yang bisa memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Karena banyak sekali bisnis yang mau mulai tetapi mereka belum punya akses keluar.

“Sementara Bank Indonesia itu dari dulu punya komitmen bagi pengembangan usaha kecil,” tegasnya.

Walau diakuinya awal-awalnya masuk dalam kriteria Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga. Makanya sambung Ismet BI berkepentingan menggalakkan upaya untuk industri kreatif bisa membuka diri memperkenalkan promosi kedepan kepada dunia usaha, perbankan.

Pemerintah daerah dengan melihat ini diharapkan bisa membuat regulasi yang memudahkan sektor industri kreatif ini berkembang lebih cepat. Minimal dengan tidak akan memberikan persyaratan yang ketat bagi mereka yang baru mulai. (Antara)

Komentar

komentar