Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,10 December 2018

Curiga Ada Petugas KPK Gadungan? Lapor ke Sini!

Jakarta – Polisi mengamankan pelaku penipuan bermodus mengaku sebagai pegawai KPK. Pimpinan KPK meminta agar masyarakat tidak mudah percaya apabila ada orang yang tiba-tiba mengaku sebagai pegawai KPK tanpa ada bukti jelas.

“Kejadian KPK gadungan banyak terjadi di Indonesia, bahkan sampai di Papua. Masyarakat jangan percaya jika ada yang mengaku sebagai pegawai KPK. Kalau ada yang mengaku, laporkan ke KPK dan pos polisi terdekat,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat dikonfirmasi, Rabu (11/1/2017).

Dikonfirmasi terpisah, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah berpesan kepada masyarakat agar langsung mengadukan ke KPK jika menemukan orang yang mengaku sebagai pegawai KPK. Pengaduan dapat dilakukan melalui telepon di 021-25578389 atau email ke pengaduan@kpk.go.id. Dia juga meminta agar masyarakat khususnya pegawai negeri lebih berhati-hati terhadap keberadaan pegawai KPK palsu.

“Khususnya pegawai negeri dan penyelenggara negara agar berhati-hati dengan pihak-pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK. Jika terdapat permintaan uang silakan langsung melaporkan pada aparat hukum setempat,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Bogor Kota menangkap Jamaludin Candra (44) yang diduga pelaku penipuan dengan mengaku sebagai anggota KPK. Sejumlah barang bukti disita polisi antara lain airsoft gun, senjata tajam, dan aneka atribut bertulis KPK saat penangkapan di rumahnya, Kampung Pabaruan Cilendek Timur, RT 03 RW 08, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (10/1) kemarin.

Polisi menangkap pria tersebut setelah mendapat laporan dari beberapa masyarakat dan lembaga KPK soal adanya orang mengaku-ngaku anggota KPK. Ulah Jamaludin meresahkan masyarakat setempat.

“Modus operandinya yakni dia mengaku sebagai anggota KPK dan menunjukkan senjata jenis air gun kepada petugas bengkel di dekat rumahnya agar mendapatkan kompensasi pembayaran di bengkel tersebut. Selain itu mengaku anggota KPK kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus.

Jamaludin disangkakan melanggar Pasal 378 KUHPidana tentang Penipuan. Polisi masih menyelidiki perkara tersebut. (dtc)

Komentar

komentar