Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Monday,25 June 2018
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung (Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung: Haram Ada Asap di Riau 2017

Pekanbaru – Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen Lodewyk Pusung menekankan saat musim panas 2017 Riau jangan sampai berasap lagi. Bila berasap pimpinan setiap tingkatan di Kodam I BB akan dicopot.

“Pokoknya tahun ini jangan ada asap, haram hukumnya ada asap. Tahun ini harus seperti tahun 2016, Riau tanpa asap,” kata Mayjen Lodewyk Pusung di sela-sela bakti sosial pembagian kaki palsu, lapangan Pancasila, Jl Sutomo, Pekanbaru, Rabu (11/1/2017).

Lodewyk mengatakan, Presiden RI sudah menekankan, bila ada kebakaran lahan dan hutan yang menimbulkan asap kembali terjadi, maka konsekuesinya Pangdamnya akan dicopot.

“Lho kan sudah jelas ada instruksi presiden, kalau ada asap lagi, saya ini dicopot. Termasuk juga Pak Kapolda Riau,” ujar Lodewyk.

“Kalau kembali Riau berasap, sebelum saya dicopot Panglima, ya tentu saya terlebih dulu copot Danrem. Begitu juga, sebelum Danremnya saya dicopot, tentu Danrem akan copot Dandimnya,” kata Lodewyk sembari tertawa.

Lodewyk menekankan, pihaknya akan tetap bekerja sama dengan berbagai instansi mulai TNI/Polri, BPBD dan masyarakat untuk tetap memerangi kebakaran lahan terutama di musim kemarau tahun 2017 ini.

Dia menjelaskan, pada tahun 2016 lalu, Riau sudah terbebas asap. Makan tahun ini hal yang sama juga harus dilakukan. Untuk itu, pihaknya akan kembali melakukan rapat koordinasi lintas instansi untuk menutupi bila ada kelemahan pencegahan di tahun 2016 lalu.

“Kita akan rapat koordinasi lagi di sini. Semua pihak harus bersama-sama untuk mencegah kebakaran lahan,” katanya.

Bila mengaca pada pencegahan tahun 2016 lalu, kata Lodewyk, ditemukan gubuk-gubuk di tengah kawasan hutan. Dipastikan, gubuk-gubuk tersebut dihuni masyarakat dari luar Riau.

“Nah, faktanya penghuni gubuk itu bukan orang Riau, tapi pendatang. Jadi kita akan tindak tegas kalau ada yang bakar lagi. Begitu ada kelihatan titik api, tim langsung kita terjunkan dengan heli dan harus padam,” tutup Lodewyk. (dtc)

Komentar

komentar