Templates by BIGtheme NET
Hari ini : Tuesday,11 December 2018
Salah satu pengendara roda dua yang ditilang karena tidak menggunakan helm. Foto: Salomo Sihombing/edisidumai

Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Dumai

Dumai – Kepolisian Resor Dumai, Riau mulai memberlakukan tilang elektronik kepada pelanggar aturan lalu lintas menyusul telah dilakukan kesepahaman bersama dengan kejaksaan, pengadilan, dan perbankan.

Kapolres Dumai Ajun Komisaris Besar Polisi Donald Happy Ginting menjelaskan pelaksanaan tilang berbasis daring merupakan inovasi pelayanan prima kepolisian terhadap publik agar lebih mudah dan praktis.

“Penerapan tilang elektronik ini untuk mempermudah masyarakat ketika terkena sanksi tilang karena melanggar peraturan lalu lintas, sebagai bagian dari upaya pelayanan prima polisi,” kata Donal kepada pers, Kamis (13/1/2017).

Dikatakan, penandatanganan kesepakatan bersama penerapan tilang elektronik ini sudah dilakukan antara Kapolres dengan Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Ketua Pengadilan Negeri dan pimpinan BRI Dumai.

Kesepahaman tilang elektronik ini bertujuan menyamakan persepsi sesuai kewenangan dan tugas pokok masing masing institusi terkait dalam hal penerapan sistem yang berbasis online tersebut.

Bagi masyarakat terkena penindakan hukum aturan lalu lintas di jalan umum, ke depan tidak lagi harus mengikuti proses sidang di pengadilan karena keputusan denda tilang sudah ditetapkan tanpa kehadiran pelanggar.

“Pelanggar terkena tilang membayar langsung lewat rekening BRI sesuai amar keputusan denda ditentukan, dan penerapan e-tilang ini juga untuk mencegah pungutan liar,” sebut kapolres.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan tilang daring resmi diterapkan polri di seluruh Indonesia yang akan akan memudahkan pelayanan masyarakat dan meningkatkan kualitas penegakan hukum terkait pelanggaran lalu lintas.

“Layanan online ini diharapkan meningkatkan kualitas penegakan hukum lalu lintas sehingga pelanggar tidak perlu hadir di persidangan,” kata Tito di Jakarta kepada wartawan, Jumat 16 Desember 2016. (Antara)

Komentar

komentar